Breaking News:

PPKM Pekanbaru Level 4 Diperpanjang atau Tidak, Hari Pemko Gelar Rapat Evaluasi

Pemerintah Kota Pekanbaru bakal melakukan rapat evaluasi pada hari terakhir PPKM level 4 hari ini Senin 9 Agustus 2021

Editor: Sesri
TribunPekanbaru/Doddy Vladimir
Sejumlah petugas saat mengatur arus lalu lintas di lokasi penyekatan Jalan Jenderal Sudirman, Pekanbaru, Sabtu (31/7/2021). Penyekatan dilakukan guna mengurangi mobilitas masyarakat sesuai Surat Edaran Walikota Pekanbaru Nomor 16/SE/SATGAS/2021 tentang pedoman dasar pelaksanaan PPKM Level 4 Kota Pekanbaru. 

Proses percepatan vaksinasi juga jadi perhatian. Namun belum bisa dilakukan karena pasokan vaksin yang terbatas.

Sementara itu, Juru Bicara Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Jodi Mahardi menyebutkan, belum ada keputusan terkait PPKM level 4 diperpanjang atau tidak.

“Akan ada rakor untuk evaluasi PPKM Jawa Bali,” kata Jodi, mengutip Kompas.com, Minggu (8/8/2021).

Kawasan Jalan Agus Salim, Pekanbaru terlihat sepi saat pemberlakuan PPKM Level 4, Kamis (5/8/2021). (Tribun Pekanbaru/Doddy Vladimir).
Kawasan Jalan Agus Salim, Pekanbaru terlihat sepi saat pemberlakuan PPKM Level 4, Kamis (5/8/2021). (Tribun Pekanbaru/Doddy Vladimir). (Tribun Pekanbaru/Doddy Vladimir)

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memimpin rapat terbatas evaluasi perkembangan dan tindak lanjut PPKM level 4, pada Sabtu (7/8/2021).

Dari hasil evaluasi, ia menyampaikan bahwa ada pergeseran lonjakan kasus Covid-19 di luar Jawa-Bali.

"Selama 2 minggu terakhir ini saya melihat penambahan kasus-kasus baru di provinsi-provinsi di luar Jawa-Bali terus meningkat," kata Jokowi melalui siaran di YouTube Sekretariat Presiden.

Dari catatan Kementerian Kesehatan, per Sabtu (7/8/2021) ada 31.753 penambahan kasus baru.

Sehingga total kasus secara nasional mencapai 3.639.616 kasus. Terdapat 5 provinsi dengan angka kasus cukup tinggi, yaitu Kalimantan Timur, Sumatera Utara, Papua, Sumatera Barat, dan Riau.

Jokowi pun memperingatkan pemerintah daerah dan institusi terkait agar mewaspadai lonjakan kasus ini.

"Hati-hati kenaikan dalam 2 minggu ini," ujar Presiden.

Melihat masih tingginya angka infeksi Covid-19, Jokowi menyarankan agar pemerintah daerah dan insitutsi terkait untuk memperkuat penanganan pandemi.

( Tribunpekanbaru.com /Fernando Sikumbang/ Tribunnews)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved