Breaking News:

Bengkalis

Sudah 21 Tahun Berlangsung Jalan Tetap Rusak dan Berdebu, Warga Sebanga Kesal dan Tutup Akses Jalan

Gerah dengan kondisi jalan rusak dan berdebu yang tak kunjung diperbaiki warga Sebanga Kabupaten Bengkalis melakukan unjukrasa dan tutup akses jalan.

Penulis: Muhammad Natsir | Editor: CandraDani
istimewa
Warga melakukan aksi karena akses Jalan di Sebanga Rusak dan Berdebu dilintasi mobil angkut sawit 

TRIBUNPEKANBARU.COM, DURI - Masyarakat di wilayah Jalan Sebanga, Duri, Kabupaten Bengkalis melakukan protes terhadap persoalan debu dan jalan rusak yang terjadi di lingkungan mereka, Senin (9/8).

Kondisi ini telah terjadi lama dan berlarut-larut, sehingga masyarakat tersebut merasa gerah dan menyampaikan aspirasinya berupa aksi unjuk rasa.

Mereka juga menutup sementara akses penghubung tersebut sampai ada tindak lanjut kejelasan soal pembangunan.

Tokoh masyarakat setempat, Abed mengungkapkan, bahwa masyarakat Sebanga dalam hal ini menuntut masalah debu.

Sebab, debu debu dari jalan yang rusak tersebut telah mengganggu kesehatan dan aktivitas warga di rumah.

"Kami menuntut masalah debu, kondisi ini sudah memperihatinkan, usia jalan sudah 21 tahun, tapi sampai sekarang belum ada aspal dan perbaikan," kata Abed, di lokasi, Senin (9/8).

Menurutnya, hal ini terjadi semenjak wilayah Sebanga ada dibangun pabrik kelapa sawit, RAM sawit dan pembangunan jalan tol yang memakai akses tersebut.

"Jalan ini mulai hancur saat masuk kendaraan yang diluar kapasitasnya. Sejauh ini memang ada penimbunan pasir dan tanah, tapi malah mengakibatkan debu, dalam hal ini yang kita tuntut Pemkab Bengkalis," ujarnya.

Abed menyebut, pada tahun 2017 lalu, Bupati Bengkalis Amril Mukminin pernah menyampaikan bahwa tahun 2018 akan dibangun dan diperbaiki jalan sebanga.

Namun sampai sampai sekarang berganti bupati belum ada kabar baiknya.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved