Breaking News:

Ancaman PHK Besar-besaran Mengintai, Diprediksi Bakal Terjadi, Imbas Perpanjangan PPKM Pekanbaru

PPKM di Kota Pekanbaru yang diperpanjang diprediksi bakal memicu PHK besar-besaran karena kondisi ekonomi makin sulit

Penulis: Alex | Editor: Nurul Qomariah
Via Gridhot
Ilustrasi. Ancaman PHK besar-besaran mengintai imbas perpanjangan PPKM level 4 di Pekanbaru Riau. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Imbas diperpanjangnya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Kota Pekanbaru dikhawatirkan memunculkan masalah baru dan berat bagi masyarakat pekerja.

Yakni, Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) besar-besaran di berbagai lini usaha, karena tanpa ada pemasukan.

Ketua Umum Badan Pengurus Cabang (BPC) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Pekanbaru Rizky Bagus Oka mengatakan, pade periode pertama saja sudah bisa dilihat bagaimana berbagai usaha menjerit tidak bisa bergerak.

Tambah lagi perpanjangan kedua, hingga ketiga saat ini, yang direncanakan berlangsung hingga tanggal 23 Agustus mendatang.

"Berbagai lini usaha kini terancam. Berbagai usaha sudah dilakukan agar bisa bertahan. Pemecatan karyawan besar-besaran dikhawatirkan akan muncul, karena tidak ada pilihan lain,"kata Oka kepada Tribunpekanbaru.com, Rabu (11/8/2021).

" Tanpa pemasukan dalam waktu yang lama tidak akan membuat berbagai usaha tetap mampu membayar upah. Sementara disatu sisi karyawan tetap harus menghidupi keluarga," sambungnya.

Oka juga mengatakan, dengan kondisi seperti ini yang masih berlanjut, mau tidak mau, jalan yang harus ditempuh pemilik usaha adalah menutup usaha atau mengurangi karyawan, mungkin terlebih dulu merumahkan atau langsung melakukan PHK.

Ia juga mengatakan, awal penerapan PPKM, pengusaha itu sudah tidak untung lagi.

Namun bagaimana caranya agar karyawannya tidak dirumahkan, karena jika memecat 1 karyawan akan panjang dampaknya.

"Untuk satu karyawan itu biasanya ada yang jadi penopang keluarga, kalau ia dipecat, efeknya bisa ke lima atau lebih anggota keluarganya," ujarnya.

Lebih parah lagi, dampak penurunan ekonomi tentu akan dirasakan.

Mungkin dampaknya bukan langsung, namun beberapa tahun lagi.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved