Breaking News:

CPNS Riau

Awalnya Dinyatakan Tidak Lulus Administrasi, Dua Sanggahan CPNS Dumai Ini Akhirnya Diterima

Dua pelamar CPNS Dumai yang awalnya dinyatakan tidak lulus administrasi, setelah ajukan sanggahan akhirnya dinyatakan diterima.

Penulis: Donny Kusuma Putra | Editor: Ariestia
Tribun Pekanbaru / Ilustrasi / Nolpitos Hendri
Dua pelamar CPNS Dumai yang awalnya dinyatakan tidak lulus administrasi, setelah ajukan sanggahan akhirnya dinyatakan diterima. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, DUMAI - Dua pelamar CPNS Dumai yang awalnya dinyatakan tidak lulus administrasi, setelah ajukan sanggahan akhirnya dinyatakan diterima.

Berdasarkan pengumuman Walikota Dumai, nomor 810/1323.1/BKPSDM tentang pelamar yang dinyatakan lulus seleksi administrasi penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) di lingkungan Pemerintah kota Dumai, tahun anggaran 2021, ada sebanyak 6.070 yang dinyatakan lulus Administrasi.

Sebanyak 639 pelamar dinyatakan tidak lulus administrasi.

Dari 639 Pelamar CPNS yang dinyatakan tak lulus Administrasi, ada 266 pelamar yang memasukan sanggahannya, ke BKN dan situs resmi yang telah ditentukan. ‎

Kepala Badan Kepegawaian, dan pengembangan sumber daya manusia (BKPSDM) Kota Dumai, Eri Nazrizal melalui Kabid pengadaan, pemberhentian dan data Informasi, Khaidir ‎mengungkapkan, berdasarkan pengumuman Walikota Dumai, nomor 810/1323.1/BKPSDM ada 639 dinyatakan tidak lulus administrasi.

‎Ia menambahkan, dari 639 yang dinyatakan tak lulus Administrasi ada 266 pelamar yang memasukan sanggahanya, sesuai dengan ketentuan.

"Dari 266 Sanggahan yang masuk ada 2 sanggahan yang pihaknya terima, karena memang kesalahan tidak pada pelamar, seperti STR (Surat tanda registrasi) untuk tenaga kesehatan, yang sudah habis masa berlakunya, dan saat itu sedang dalam perpanjangan, dibuktikan dengan tangkap layar proses perpanjangan," katanya kepada Tribunpekanbaru, Kamis (12/8/2021).

Dirinya menerangkan, ‎dengan diterimanya sanggan dua pelamar tersebut, nantinya akan pihaknya umumkan kembali status dari dua pelamar tersebut.

Ia menerangkan, bahwa jumlah formasi yang banyak disanggah oleh pelamar yakni, Analis Aplikasi Pengelolaan Data dan Sistem Keuangan, ada 28 pelamar, kemudian 16 pelamar formasi bidan dan 6 pelamar untuk Perawat.

"Formasi Tata peraja ada 16 pelamar yang masukan sanggahan, kemudian dokter 16 pelamar dan analis ekonomi kreatif 15 pelamar sedangkan lainnya di bawah 10 pelamar," terangnya.

‎Khaidir menjelaskan, untuk sanggahan yang paling banyak dilakukan pelamar karena mengupload ‎surat pernyataan yang tidak sesuai dengan Format yang telah ditentukan.

Tak bosan bosan, Khaidir berpesan kepada pelamar yang dinyatakan tidak lulus administrasi bisa memanfaatkan massa sanggah, bagi yang sudah lulus persiapkan diri mulai dari sekarang.

"‎ingat ya pesan saya jangan pernah percaya kepada oknum oknum yang mengatasnamakan istansi maupun BKN, yang mengiming imingi bisa meluluskan, karena sudah CAT tak ada lagi yang bisa menjamin, yang menjamin kita ya diri kta sendiri," pungkasnya. ‎

Perlu diketahui Pemko Dumai, sendiri telah membuka sebanyak 903 Formasi untuk CPNS dan PPPK Dumai, tersebut ‎terdiri dari tenaga guru untuk PPPK sebanyak 736, tenaga kesehatan untuk CPNS sebanyak 131 dan Tenaga Teknis sebanyak 36 formasi untuk CPNS di Lingkungan Pemko Dumai, dari 903 Formasi tersebut, ada 4 Formasi CPNS untuk penyandang disabilitas.

(tribunpekanbaru.com/donny kusuma putra)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved