Breaking News:

Luas Lahan Terbakar di Dumai 159,45 Ha, Hujan Bantu Titik Api Padam,Tim Fokus Patroli Kawasan Rawan

Tim fokus patroli di kawasan rawan.Hujan bantu padamkan titik api, hingga kini, luas lahan terbakar di Dumai 159,45 Ha

Penulis: Donny Kusuma Putra | Editor: Nurul Qomariah
istimewa
Pemadaman Karhutla Dumai beberapa waktu lalu.Luas lahan terbakar di Dumai mencapai 159,45 hektare. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, DUMAI - Hujan bantu padamkan titik api, hingga kini, luas lahan terbakar di Dumai 159,45 hektare.

Pekerjaan Tim Satgas Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kota Dumai ‎menjadi sedikit lebih ringan. Pasalnya, titik api dan panas di Dumai, telah padam.

‎Demikian diungkapkan Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Dumai, Amrizal Anara, Rabu (11/8/2021).

Dijelaskannya, bahwa kondisi Karhutla di Dumai setelah beberapa hari belakangan sempat terjadi hujan membuat titik api maupun titik panas menjadi nihil.

"Alhamdulillah, titik api di Kota Dumai nihil. Walaupun begitu tim satgas tetap melakukan patroli di daerah rawan karhutla," katanya, Rabu (11/8/2021).

Kepada Tribunpekanbaru.com, Amrizal mengungkapkan, bahwa pihaknya masih terus memfokuskan pada patroli di kawasan rawan karhutla.

Agar ketika menemukan titik api bisa segera di padamkan.

"Patroli ini merupakan langkah pencegahaan dalam penanganan Karhutla di kota Dumai, karena patroli sangat penting dilakukan sebelum terjadinya Karhutla," jelasnya.

‎Amrizal menerangkan, Luasan lahan yang terbakar akibat peristiwa Karhutla, hingga saat ini kurang lebih mencapai 159,45 hektare (Ha).

Ia menambahkan, 159,45 hektare Luasan yang terbakar di Kota Dumai, masih kecamatan Sungai sembilan yang terluas lahannya terbakar, yakni mencapai 131,19 Ha.

Amrizal menjelaskan, dari total ‎ total 159, 45 hektare lahan yang terbakar, Kecamatan Sungai Sembilan, menyumbang sekitar 131,19 hektare.

Lahan itu berada di Kelurahaan Lubuk Gaung seluas 121,35 hektare dan Batu Tritip 7,8 4 Hektare, serta Bangsal Aceh sebanyak 2 Ha.

Lebih lanjut dijelaskannya, selain Kecamatan Sungai Sembilan, Karhutla juga menghanguskan ‎lahan di Kecamatan Medang Kampai sekitar 12,51 hektare dan Kecamatan Bukit Kapur 3,5 hektare.

Kemudian, Kecamatan Dumai Selatan 1 hektare, Dumai Barat 3 hektare, dan Dumai Timur 8,25 hektare.

Amrizal mengatakan, saat ini tim Satgas Karhutla Kota Dumai, masih tetap fokus patroli Karhutla dan melakukan langkah langkah antisipasi terjadinya Karhutla.

Diakuinya, untuk kendala di lapangan yang ditemui sebelumnya, yakni selain kondisi cuaca panas, dan lahan gambut serta angin kencang, menyulitkan tim untuk melakukan pemadaman dan pendinginan.

Ia menyebutkan kondisi lahan gambut memang membuat lahan mudah terbakar, karena sore api sudah berhasil dipadamkan.

Namun saat malam hari, api kembali menjalar sehingga saat pagi luas lahan terbakar semakin luas, ditambah angin kencang.

Selain itu, ia juga meminta kepada camat dan lurah se-Kota Dumai beserta seluruh jajarannya agar proaktif menjaga lingkungan.

Segera melaporkan jika ada hotspot/titik api kepada Posko Siaga Darurat Kebakaran Hutan dan Lahan BPBD Kota Dumai agar dilakukan tindakan cepat pencegahan dan pemadaman.

"Penanganan Karhutla merupakan tugas kita semua, mulai dari masyarakat hingga kepala daerah, untuk itu kerjasama yang baik akan meringankan penanganan Karhutla di Dumai, mari bersama-sama bergandengan tangan, " ajak Amrizal.

( Tribunpekanbaru.com / Donny Kusuma Putra )

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved