Breaking News:

Inhil

Penyelundupan Benih Lobster Melalui Pelabuhan Samudera Inhil Berhasil Digagalkan, 3 Pelaku Ditangkap

Percobaan Penyelundupan Benih Lobster oleh tiga pelaku di Jalan Lintas Pelabuhan Samudra,Kecamatan Tanah Merah, Inhil berhasil digagalkan Polres Inhil

Penulis: T. Muhammad Fadhli | Editor: CandraDani
Dok Polres Inhil/Istimewa
Barang bukti benih lobster yang diamankan di Mapolres Inhil. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, TEMBILAHAN – Polres Inhil berhasil menggagalkan percobaan Penyelundupan Benih Lobster yang melibatkan tiga pelaku di Jalan Lintas Pelabuhan Samudra, Kecamatan Tanah Merah, Kabupaten Inhil, Provinsi Riau, Pada Minggu (1/8/21).

Ketiga pelaku antara lain, AL (36) warga Tembilahan Hulu berperan sebagai penerima benih lobster, ES (36) dan BY (37) warga Jambi, berperan sebagai pembawa benih lobster menggunakan mobil dari Kota Jambi.

Kapolres Inhil AKBP Dian Setyawan melalui Paur Humas Ipda Esra SH, mengatakan, hasil interogasi kedua pelaku diketahui bahwa barang tersebut (benih lobster) dibawa dan akan diantar kepada seseorang yang menunggu di atas jembatan Jalan Lintas Pelabuhan Samudra.

“Tim langsung menuju TKP yang dimaksud dan berhasil menangkap seorang pelaku lain yang berperan sebagai penerima benih lobster yakni AL. Saat di tangkap Ia sedang menunggu di atas jembatan,” ungkapnya melalui keterangan tertulis, Jum’at (12/8/21).

Lebih lanjut, Ipda Esra menerangkan, pengungkapan bermula saat anggota Unit III Tipidter mendapat informasi dari masyarakat akan adanya transaksi ilegal benih lobster di Pelabuhan Samudera.

Anggota lalu melakukan penyelidikan mengenai informasi tersebut. Tim beserta Kanit III Tipidter Polres Inhil berkoordinasi dengan Kanit Reskrim Polsek Tanah merah untuk melakukan penangkapan terhadap pelaku dugaan perkara dimaksud.

Tengah malam, tim melihat sebuah mobil yang dicurigai melintas di Jalan Lintas Pelabuhan Samudra Tanah Merah.

Unit III TIPIDTER Sat Reskrim Polres Inhil bersama Personel Polsek Tanah merah yang dipimpin oleh Kapolsek Tanah Merah langsung memberhentikan sebuah Mobil yang dicurigai tersebut.

Setelah dilakukan pemeriksaan, mobil ditumpangi oleh 2 orang laki - laki sebagai sopir ES dan BY, yang mana barang bawaan yang ada pada mobil tersebut di temukan 12 (dua belas) kotak styrofoam yang berisi benih Lobster terbungkus dalam beberapa plastik bening.

Para pelaku dan barang bukti benih Lobster dibawa dan di amankan ke Mapolres Inhil, untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut.

Barang bukti yang disita sebanyak 12 (dua belas) kotak styrofoam dengan rincian, antara lain, 11 kotak styrofoam berisikan masing-masing 27 bungkus plastik yang didalamnya berisikan benih Lobster dan 1 kotak styrofoam yang berisikan 31 bungkus plastik bening yang didalamnya berisikan benih Lobster.

“Para pelaku di kenakan pasal 88 UU RI No.31 tahun 2004 tentang Perikanan, Jo pasal 55 K.U.H.Pidana dengan ancaman pidana maksimal 6 tahun penjara dan denda paling banyak Rp 1.5 Milyar,” pungkas Ipda Esra. ( Tribunpekanbaru.com / T. Muhammad Fadhli).

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved