Breaking News:

Borgol Dilepas Saat Dirawat Gegara Sakit Lever, Napi Loncat dari Jendela RSUD Dumai Tapi Apes, Lho?

Sakit lever membuat napi Rutan Dumai dilarikan ke RSUD, hal itu dimanfaatkannya untuk kabur dengan loncat dari jendela,tapi gagal

Penulis: Donny Kusuma Putra | Editor: Nurul Qomariah
Tribun Pekanbaru/Donny Kusuma Putra
Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan Klas IIB Dumai, Pandu Akbar Wijayanto menuturkan kronologi napi yang berupaya kabur saat dirawat di RSUD Dumai. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, DUMAI - Berobat karena sakit lever, hal itu dimanfaatkan napi di Dumai untuk kabur dengan loncat dari jendela RSUD Dumai, tapi gagal malah apes yang didapat, hak-haknya hilang.

Ulah napi yang memanfaatkan keadaan itu terjadi di Dumai Riau. Saat borgol dilepas biar dokter dan tenaga medis gampang melakukan perawatan, napi itu malah berusaha melarikan diri.

Napi berinisial YD itu merupakan penghuni Rutan Kelas II B Dumai.

Ia dirawat di RSUD Dumai karena penyakit lever yang dideritanya.

Bukannya bersyukur dapat perawatan medis di luar penjara, eh napi itu malah berupaya kabur saat dirawat.

Ia melarikan diri lewat jendela kamar RSUD Kota Dumai, Jumat (13/8/2021).

Untungnya, upayanya gagal gara-gara ada pasien lain yang melihatnya loncat dari jendela berteriak hingga penjaga dan sekuriti RSUD berhasil menangkap napi itu kembali.

Kronologi Upaya Melarikan Diri

Kepala Rutan (Karutan) Kelas II B Dumai Pance Daniel Panjaitan, melalui Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan Pandu Akbar Wijayanto, membenarkan adanya napi yang melakukan percobaan melarikan diri.

Dijelaskannya, warga binaan Kelas II B Dumai itu berinisial YD.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved