Breaking News:

Tak Ada Dampak Penurunan Harga Tes PCR Covid-19, Diskes Pelalawan: Selama Ini Langsung ke Pekanbaru

Pemerintah pusat telah menurunkan harga test PCR, ini penjelasan Diskes Pelalawan.

Penulis: johanes | Editor: Ariestia
Tribun Pekanbaru/Johannes Tanjung
Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Pelalawan, Asril M.Kes. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PANGKALAN KERINCI - Pemerintah pusat telah menurunkan harga test PCR atau Polymerase Chain Reactive (PCR) Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) menjadi Rp 525 ribu, ini penjelasan Diskes Pelalawan.

Hal itu melalui instruksi Presiden Jokowi yang melihat tarif PCR selama ini cukup tinggi.

Menanggapi kebijakan baru itu, Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Pelalawan, Asril M.Kes manyampaikan, penurunan tarif itu tidak berdampak langsung kepada pihaknya.

Pasalnya, Satgas Covid-19 Pelalawan tidak memiliki alat test PCR Covid-19, baik milik pemerintah daerah maupun punya Rumah Sakit (RS) rujukan pasien corona.

Sehingga penetapan harga itu berpengaruh banyak bagi Diskes maupun Satgas Covid-19.

"Selama ini pemeriksaan swab PCR langsung ke Pekanbaru. Kita tak punya alatnya," terang Asril kepada tribunpekanbaru.com, Rabu (18/08/2021).

Asril menyebutkan, dampaknya akan dirasakan oleh tiga RS rujukan Covid-19 di Pelalawan yakni RSUD Selasih Pangkalan Kerinci, RS Efarina, dan RS Amalia Medika yang mengirimkan sampel swab PCR ke laboratorium Kesehatan Pekanbaru.

Jika selama ini klaim RS terhadap harga PCR masih menggunakan harga lama dan harus disesuaikan dengan tarif baru.

"Jika pihak RS keberatan tarifnya diturunkan, tentu mereka komplain ke laboratorium Pekanbaru. Buka ke Diskes," tandas Asril.

Namun ia yakin jika kebijakan baru ini akan ditaati oleh semua RS rujukan Covid-19, sama seperti kebijakan yang telah diambil dan diputuskan sebelumnya. (Tribunpekanbaru.com/Johannes Wowor Tanjung).

Berita Pelalawan lainnya

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved