Breaking News:

Diterjang Banjir Akses Jalan ke Batang Anai Padang Pariaman Hanya Bisa Dilalui Sepeda Motor

Sejak diterjang banjir Rabu (18/8) malam jalan akses menuju Nagari Sungai Buluh Timur, Batang Anai di Padang Pariaman hanya bisa dilalui sepeda motor.

Editor: CandraDani
TribunPadang.com/WahyuBahar
Kondisi jalan menuju Nagari Sungai Buluh Timur, Padang Pariaman yang amblas, Kamis (19/8/2021) siang. 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Jalan menuju Nagari Sungai Buluh Timur, Kecamatan Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman amblas setelah hujan lebat dan meluapnya Sungai Batang Anai pada Rabu (18/8/2021) malam.

Akibatnya, jalan tersebut hanya bisa dilewati oleh kendaraan roda 2.

Sedangkan kendaraan roda 4 tidak bisa meng akses jalan tersebut.

Warga Sungai Buluh Timur, Syamsir (68) ditemui wartawan di rumahnya pada Kamis (19/8/2021) siang.

Syamsir seorang warga yang punya kendaraan roda 4 di rumahnya.

Baca juga: VIDEO: Beginilah Kondisi Banjir yang Melanda Kota Padang, Ratusan Rumah Terendam Hampir Satu Meter

Baca juga: 1.000 Orang Mengungsi dan 600 Rumah Terendam Akibat Banjir di Padang

Hujan yang belumlah reda semenjak Rabu (18/8/2021) sore hingga malam hari membuat sejumlah titik genangan air di Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar). Satu di antaranya, genangan air di kawasan Komplek Jondul Rawang, Kecamatan Padang Selatan, Kota Padang, Sumbar, Rabu (18/8/2021).
Hujan yang belumlah reda semenjak Rabu (18/8/2021) sore hingga malam hari membuat sejumlah titik genangan air di Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar). Satu di antaranya, genangan air di kawasan Komplek Jondul Rawang, Kecamatan Padang Selatan, Kota Padang, Sumbar, Rabu (18/8/2021). (ISTIMEWA/DOK.WARGA)

Karena kondisi jalan utama yang amblas, maka ia harus menunggu perbaikan jalan tersebut.

Syamsir terpaksa memakirkan kendaraan roda 4 nya

Ia menuturkan, sebenarnya di daerah tersebut punya jalan alternatif lain, tapi cukup sulit diakses.

"Dulunya, jalan lain ke arah Sikabu bisa diakses, namun cukup sulit dilewati karena jalannya berada di perbukitan, sekarang sepertinya tidak bisa dilewati lagi," ujar Syamsir.

Ia mengaku, menggunakan kendaraan roda 4 untuk mengunjungi anaknya di Kota Padang, serta untuk belanja keperluan warung.

Kata dia, biasanya ia berbelanja ke Pasar Usang, ataupun ke Pasar Lubuk Alung.

"Sementara ini, mungkin saya belanja dengan kendaraan roda 2 saja," ucap Syamsir.

Ia mengaku mengendarai kendaraan roda 4 untuk membeli kebutuhan warung seperti gas tabung, ataupun air mineral.

"Harapan saya semoga pemerintah daerah segera memperbaiki jalan tersebut, sehingga aktifitas masyarakat yang menggunakan kendaraan roda 4 kembali lancar," ujar dia.

Baca juga: Lokasi Banjir di Padang dan 3 Pohon Tumbang, Hujan Lebat Rabu Mengguyur dari Siang Hingga Malam

Baca juga: Ini Sejumlah Wilayah di Padang yang Terdampak Bencana, Banjir hingga Pohon Tumbang

Halaman
12
Sumber: Tribun Padang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved