Breaking News:

Ingat Pasutri yang Dituduh Punya Guna-guna di Pelalawan? Disiksa hingga Istri Tewas? Update Terbaru

Ingat kasus penganiayaan pasutri yang dituding punya guna-guna hingga istri tewas di Pelalawan?

Penulis: johanes | Editor: Nurul Qomariah
Polres Pelalawan
Proses hukum kasus pengeroyokan pasutri di Pelalawan masih terus berlanjut di Polres Pelalawan, Riau. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PANGKALAN KERINCI - Masih ingat kasus penganiayaan pasutri yang dituding punya guna-guna hingga istri tewas?

Proses hukum kasus penganiayaan sadis yang dialami pasutri Anugrah Daeli (35) dan Yulina Hia (29) oleh 9 tersangka di Desa Petodaan Kecamatan Teluk Meranti Kabupaten Pelalawan pada akhir Juli lalu, terus bergulir di Polres Pelalawan.

Penyidik Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Pelalawan terus mendalami kasus penganiayaan.

Apalgi sang istri Yulina Hia meninggal dunia dan dikuburkan secara tidak wajar.

Setelah 9 tersangka yang merupakan pekerja di Hutan Tanaman Industri (HTI) itu ditangkap dan langsung ditahan, penyidik Polres Pelalawan melengkapi berkas perkara penyiksaan sadis itu.

Para pelaku masih mendekam di sel tahanan Mapolres seiring dengan proses penyidikan berjalan.

"Proses penyelidikan masih terus berjalan sampai sekarang. Masa penahanan delapan tersangka juga masih panjang," terang Kapolres Pelalawan AKBP Indra Wijatmiko SIK melalui Kasat Reskrim AKP Nardy Masry Marbun SH MH, Kamis (19/8/2021).

Kepada Tribunpekanbaru.com Kasat Nardy Masry Marbun mengatakan, para pelaku dikenakan pasal 170 ayat 2 dan 3 dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun.

Melihat itu, berarti penyidik memiliki waktu untuk melakukan perpanjangan penahanan sampai tiga kali.

Sembilan pelaku yang terlibat dalam kasus pengeroyokan ini, dua orang di antaranya berjenis kelamin perempuan.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved