Kamis, 16 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

AS Selidiki Kemungkinan Penerima Vaksin Moderna Berisiko Peradangan Jantung

Washington Post juga melaporkan, risiko tersebut mulai dialami oleh orang-orang di usia yang lebih muda dari yang diperkirakan sebelumnya

NORBERTO DUARTE / AFP
Vaksin Moderna 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Sebuah laporan penelitian bersifat ananonim membuat otoritas kesehatan Amerika Serikat kebakaran jenggot. 

Pasalnya, laporan penelitian tersebut menyebut Vaksin Moderna kemungkinan beresiko menyebakan peradangan jantung pada penerimanya.

Laporan tersebut bisa menjadi kendala bagi negara-negara dunia yang sedang melakukan vaksinasi Covid-19 menggunakan Vaksin Moderna.

Dilansir dari Reuters, pejabat kesehatan AS saat ini sedang menyelidiki laporan tentang Vaksin Moderna memiliki kaitan dengan kemunculan penyakit jantung langka pada orang dewasa.

Washington Post juga melaporkan, risiko tersebut mulai dialami oleh orang-orang di usia yang lebih muda dari yang diperkirakan sebelumnya.

Hanya, laporan tersebut mengutip sumber anonim menegaskan, saat ini masih terlalu dini untuk menarik kesimpulan, apalagi sampai khawatir dengan penggunaan vaksin Moderna.

Regulator kesehatan AS pada Juni lalu sempat menyoroti sebuah literatur yang mengatakan, mRNA yang yang diproduksi oleh vaksin Moderna dan Pfizer memicu peradangan jantung atau miokarditis, terutama pada pria muda.

Di sisi lain, mereka tetap mengingatkan, manfaat vaksin jauh lebih besar daripada risikonya.

Sumber tersebut menyebutkan, isiko miokarditis muncul 2,5 kali lebih besar pada mereka yang mendapatkan vaksin Moderna dibandingkan dengan vaksin Pfizer.

Dalam penyelidikan yang berfokus di Kanada, ditemukan risiko miokarditis mungkin lebih tinggi untuk pria di bawah usia 30 tahun atau lebih.

Pada April lalu, kekhawatiran mengenai miokarditis juga muncul di Israel.

Dilansir oleh Reuters, kasus tersebut ditemukan di antara lebih dari 5 juta orang yang divaksinasi dengan vaksin Pfizer.

Otoritas kesehatan Israel mengakui akan sulit untuk menemukan kaitan antara vaksin Covid-19 dan radang jantung, mengingat kasus itu bisa disebabkan oleh berbagai virus dan kasus serupa dilaporkan pada tahun-tahun sebelumnya.

(*)

Sumber: Kontan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved