Breaking News:

Geger Peti Jenazah Covid-19 di Kampar Dibuang di Pinggir Jalan, Ini Respon Diskes Riau

Temuan peti jenazah Covid-19 di pinggir Jalan Lingkar Bangkinang turut direspon oleh Kepala Dinas Kesehatan Riau

Penulis: Fernando Sihombing | Editor: Nurul Qomariah
Instagram.com
Peti jenazah Covid-19 yang dibunag di jalan lingkar Bangkinang Kampar sempat bikin geger. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, BANGKINANG - Temuan peti jenazah Covid-19 di pinggir Jalan Lingkar Bangkinang turut direspon oleh Kepala Dinas Kesehatan Riau, Mimi Yuliani Nazir.

Mimi mengkonfirmasi langsung ke Dinas Kesehatan Kampar dan RSUD Bangkinang.

Mimi mengkonfirmasi pemberitaan Tribunpekanbaru.com terkait temuan mirip peti jenazah Covid-19 tersebut.

"Setelah dikonfirmasi ke Plt Kadiskes Kampar (Rahmat) dan Direktur RSUD Bangkinang (Asmara Fitrah Abadi) menyatakan berita tersebut benar seperti yang diberitakan," ungkapnya, Sabtu (21/2021).

Ditanya soal pengamanan dalam penanganan jenazah Covid-19, Mimi memberi jawaban sebagaimana dijelaskan Ditektur RSUD Bangkinang.

Mimi mengungkapkan, seorang pasien RSUD Bangkinang meninggal setelah sebelumnya terkonfirmasi positif berdasarkan hasil tes swab Polymerase Chain Reactive (PCR).

Masih dari keterangan RSUD Bangkinang, lanjut Mimi, pemulasaran jenazah telah dilakukan pihak rumah sakit sampai dimasukkan ke dalam peti.

Tetapi ada penolakan dari keluarga.

"Karena ada penolakan dari keluarga pasien, maka jenazah dibawa langsung oleh keluarga pasien," ujar Mimi.

Lalu pihak rumah sakit meminta surat pernyataan dari keluarga. Pihak keluarga memenuhi permintaan tersebut.

"Rupanya dalam perjalanan, dibongkar peti tersebut dan dibuang di pinggir jalan," kata Mimi.

Menurut dia, tentunya tidak ada pengamanan sampai ke pemakaman karena adanya penolakan dari keluarga.

Mimi kembali mengulas pemberitaan yang berisi keterangan Direktur RSUD Bangkinang.

Maka ia kembali menyimpulkan, bahwa tidak ada pengamanan bagi penanganan jenazah secara Covid-19 karena keluarga menolak dan membawa sendiri jenazah.

"Makanya ada peti yang dibuang," katanya.

Mimi mengingatkan rumah sakit agar segera meminta bantuan pengamanan jika ada penolakan dari keluarga jenazah.

Ia mengarahkan Tribunpekanbaru.com meminta penjelasan lebih rinci kepada Direktur RSUD Bangkinang.

Direktur RSUD Bangkinang, Asmara Fitrah Abadi telah mengungkap keluarga kerap membawa sendiri jenazah Covid-19.

Ifi, sapaan akrab, mengaku petugas terpaksa mengalah dan melepas jenazah Covid-19 dibawa sendiri oleh keluarga untuk menghindari risiko keamanan.

Tetapi ia enggan menjawab saat ditanya soal personil pengamanan ditugaskan khusus untuk mengkawal penanganan jenazah Covid-19 sampai dimakamkan.

Hingga kini, belum ada penjelasan dari otoritas terkait mengenai pengamanan dalam pemulasaran sampai pemakaman jenazah Covid-19.

Satuan Tugas Penanganan Covid-19 dan Kepolisian Resor Kampar belum memberikan keterangan resmi.

Heboh di Medsos

Sebelumnya, jagat maya digegerkan dengan foto mirip peti jenazah pasien COVID-19.

Peti itu kabarnya ditemukan di Jalan Lingkar Bangkinang, Kamis (19/8/2021) pagi.

Foto peti tersebut diunggah oleh akun Instagram "Seputar Kampar", Kamis siang, disertai keterangan.

"Penemuan Peti. Pagi tadi warga Jalan Lingkar Bangkinang digegerkan penemuan peti di pinggir jalan.

Belum diketahui pasti pemilik peti tersebut, keterangan warga peti itu mirip peti jenazah, diduga peti itu sengaja dibuang dan ditinggalkan begitu saja di pinggir jalan.

Mudah mudahan kasus ini menemukan titik terang nya.

By followers istimewa," tulis pengunggah.

Merujuk lampiran Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor HK.01.07/MENKES/4834/2021 telah mengstur tentang protokol penatalaksanaan pemulasaraan dan pemakaman jenazah Covid-19.

( Tribunpekanbaru.com / Fernando Sihombing )

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved