Breaking News:

DPRD Pekanbaru

Sinyal Sekolah Tatap Muka dari Disdik, DPRD Pekanbaru Berharap PPKM Level 4 Selesai

Wakil rakyat ini bahkan sejak awal, mendorong Disdik Pekanbaru, agar melaksanakan belajar tatap muka.

Penulis: Syafruddin Mirohi | Editor: Ariestia
Tribun Pekanbaru/Doddy Vladimir
Ribuan siswa-siswi, orangtua dan para guru di Kota Pekanbaru, kini sudah sangat merindukan sekolah tetap muka. Karena mereka sudah sangat lama, tidak sekolah tatap muka. FOTO ILUSTRASI: Suasana hari pertama belajar tatap muka di SMP Negeri 3 Pekanbaru, Senin (8/2/2021). Protokol kesehatan ketat diberlakukan untuk sekolah yang mulai belajar tatap muka dari mulai wajib memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan. (www.tribunpekanbaru.com/Doddy Vladimir). 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU -  Ribuan siswa-siswi, orangtua dan para guru di Kota Pekanbaru, kini sudah sangat merindukan sekolah tetap muka. Karena mereka sudah sangat lama, tidak sekolah tatap muka.

Kerinduan ini direspon legislator DPRD Pekanbaru. Wakil rakyat ini bahkan sejak awal, mendorong Disdik Pekanbaru, agar melaksanakan belajar tatap muka.

"Tentu ini sangat kita harapkan. PPKM Level 4 tak diperpanjang lagi di Kota Pekanbaru. Sehingga anak-anak bisa belajar tatap muka," harap Wakil Ketua DPRD Pekanbaru Ir Nofrizal MM, Minggu (22/8/2021).

Sekadar diketahui, PPKM Level 4 tahap tiga di Kota Pekanbaru, akan berakhir Senin (23/8/2021).

Dari jumlah angka positif Covid-19 beberapa hari belakangan ini,  Kota Pekanbaru kasusnya menurun.

Walikota Pekanbaru Firdaus MT Kamis (19/8/2021) kemarin menyebutkan, meski menurun, namun secara keseluruhan, ternyata Kota Pekanbaru masih dalam zona merah.

Sebab, batasan dalam zona tersebut, Kota Pekanbaru masih berada di dalam ring.

Namun demikian, Anggota DPRD sangat berharap, PPKM Level 4 di Kota Pekanbaru, tidak diperpanjang lagi.

"Mudah-mudahan saja, karena kondisi psikologis anak-anak yang lama tak sekolah tatap muka, sudah memprihatinkan. Ini harus diatasi segera," sebut Nofrizal.

Kepala Disdik Pekanbaru Ismardi Ilyas mengaku, bahwa siswa-siswi memang sangat rindu sekolah atau belajar tatap muka.

Mereka rindu dengan teman-temannya, rindu dengan belajar, guru rindu proses mengajar, orangtua rindu melihat anaknya berseragam sekolah dan belajar seperti sedia kala.

"Kami memang berencana menggelar belajar tatap muka secara terbatas, setelah PPKM level 4 berakhir besok. Kami akan ajukan ke Walikota tentang ini," kata Ismardi akhir pekan lalu.

Menurutnya, para peserta didik lebih baik belajar tatap muka secara terbatas. Karena belajar secara online atau daring tidak efektif. Apalagi efektivitas belajar online hanya 33 persen.

"Tentu nanti kita pastikan mengikuti protokol kesehatan yang ketat di sekolah. Seperti yang sudah kita tetapkan sebelumnya," janji Ismardi. (Tribunpekanbaru.com/Syafruddin Mirohi)
 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved