Breaking News:

Berulang Kali Curi Kotak Amal,Pria Inhu Sembunyi di Pondok Sawit, Ketahuan Dikepung Warga,Akhirnya?

Pria di Inhu curi kotak amal masjid dan musala berulang kali, aksinya sempat terekam kamera CCTV. Usai beraksi dia mebunyi di pondok di kebun sawit

ISTIMEWA
Tersangka curat di Inhu yang melakukan pencurian kotak amal di masjid dan musala di kawasan Seberida. Ia lalu sembunyi di pondok sawit hingga dikepung warga. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, RENGAT - Tak hanya sekali pria di Inhu ini curi kotak amal masjid dan musala. Bahkan aksinya sempat terekam kamera CCTV. Usai beraksi dia mebunyi di pondok di kebun sawit, akhirnya dikepung warga.

Aparat dari Polsek Seberida mengamankan pelaku pencuri kotak infak berinisial DS (28).

Warga Kelurahan Pangkalan Kasai, Kecamatan Seberida itu diamankan polisi di pondok kebun kelapa sawit milik warga di pinggir jalan Lintas Timur Kelurahan Pangkalan Kasai.

Tersangka diciduk polisi pada Senin (23/8/2021) pukul 15.30 WIB.

Pengungkapan perkara ini bermula dari rekaman CCTV.

Kapolres Inhu AKBP Bachtiar Alponso melalui PS Paur Humas Polres Inhu, Aipda Misran dan Kapolsek Seberida, Kompol Hendri Suparto, Selasa (24/8/2021) siang membenarkan penangkapan tersebut.

Pelaku yang diamankan diduga melakukan pencurian dengan pemberatan (curat) berupa kotak infak beberapa masjid dan musala di wilayah Seberida.

Dijelaskan Misran, Minggu (22/8/2021), sekitar pukul 06.00 WIB, beberapa orang jemaah dan pengurus Masjid Bahrul Ulum Desa Titian Resak heboh.

Penyebabnya, kotak infak di masjid itu telah rusak dan isinya hilang dicuri.

Akibat aksi pencurian itu, pengurus masjid mengalami kerugian sekitar Rp 1 juta.

Besoknya, Senin (23/8/2021), pukul 15.30 WIB, Deni, warga Dusun Sungai Arang Kelurahan Pangkalan Kasai melapor pada anggota Bhabinkamtibmas setempat.

Ia melaporkan bahwa ada orang yang dicurigai sebagai pelaku pencurian kotak amal Mushala Al Istiqomah Dusun Sungai Arang sedang bersembunyi di sebuah pondok kebun kelapa sawit di pinggir Jalan Lintas Timur.

Ketika rekaman CCTV Mushala Al Istiqomah diputar ulang, terlihat rekaman pencurian kotak infak pada Minggu (22/8/2021) pukul 01.45 WIB.

Ciri-ciri pelaku sama persis dengan orang yang sedang bersembunyi di dalam pondok kebun sawit itu.

Sejumlah warga dan anggota Bhabinkamtibmas mendatangi pondok kebun kelapa sawit tersebut.

Benar saja, seorang laki-laki yang berinisial DS sedang bersembunyi.

Warga langsung mengepung dan tidak menunggu lama laki-laki itu langsung diamankan.

Ketika diinterogasi, DS mengaku telah mencuri kotak infak di Mushala Al Istiqomah, Dusun Sungai Arang dan Masjid Bahrul Ulum, Desa Titian Resak.

Tersangka langsung dibawa ke Polsek Seberida untuk diproses.

"Hasil interogasi ternyata tersangka bukan hanya mencuri kotak infak Mushala Al Istiqomah dan Masjid Bahrul Ulum saja,” ujarnya.

“Sejak beberapa bulan terakhir, sudah banyak masjid, mushala maupun warung milik warga yang dibongkarnya," sambungnya.

Berikut rinciannya peristiwa pencurian di masjid dan musala yang dilakukan tersangka:

1. Minggu tanggal (22/8/2021) pukul 01.46 WIB pelaku beraksi di Masjid Bahrul Ulum, Desa Titian Resak, Kecamatan Seberida.

Kotak amal yang dicuri berisi uang sekitar Rp 1 juta.

2. Minggu (22/8/2021) sekira pukul 02.30 WIB, pelaku mencuri di kedai kopi milik Wandi, Desa Titian Resak, Kecamatan Seberida.

Barang yang dicuri berupa 2 buah tabung gas 3 Kilogram.

3. Senin (23/8/2021) pukul 03.00 WIB, beraksi di Mushala Al Istiqomah, Dusun Sungai Arang, Kelurahan Pangkalan Kasai.

Kotak amal masjid yang dicuri berisi uang tunai sekitar Rp 800.000.

4. Seminggu sebelum pelaku tertangkap, tersangka juga melakukan pencurian di Masjid Nurun Nur Kelurahan Pangkalan Kasai.

Kotak infak yang dicuri berisi uang tunai Rp 54.000.

5. Sabtu (14/8/2021) pukul 02.30 WIB,pelaku mencuri di Masjid Al-Hidayah Dusun Tali Kawat Desa Seberida Kecamatan Batang Gansal.

Kotak infak yang dicuri berisi uang tunai Rp 800 ribu.

6. Kamis (19/8/2021) sekira pukul 02.30 WIB, mencuri di Mushala Al- Mustaqim, Dusun Sungai Arang, Kelurahan Pangkalan Kasai, Kecamatan Seberida.

"Saat ini tersangka dan sejumlah barang bukti atau BB baik peralatan yang digunakan tersangka, kendaraan tersangka dan barang lainnya berkaitan dengan kasus curat ini," pungkas Misran.

( Tribunpekanbaru.com / Bynton Simanungkalit )

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved