Breaking News:

Tarik Upaya Hukum Tanpa Alasan, Direktur PT DSI Langsung Ditahan di Rutan Siak

Hakim PN Siak menjatuhkan vonis 1 tahun pejara kepada Misno karena kelalaian dalam menjaga lahan PT DSI dari Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).

Penulis: Mayonal Putra | Editor: CandraDani
TRIBUNPEKANBARU/MAYONAL PUTRA
Direktur PT DSI Misno dan Humasnya Edi Sunarto menghadiri RDP dengan perangkat pemerintah 3 kecamatan di kantor DPRD Siak, Selasa (23/2/2021). 

TRIBUNPEKANBARU.COM, SIAK - Direktur Operasional PT Duta Swakarya Indah (DSI) Misno menarik upaya hukumnya dari pengajuan banding ke Pengadilan Tinggi (PT) Riau.

Sikap tersebut membuat Kejaksaan Negeri (Kejari) Siak menahan Misno di Rumah Tahanan Negara (Rutan) kelas IIB Siak sejak 17 Agustus 2021.

“Kita tidak tahu alasannya menarik upaya hukumnya, sehingga kita tahan sesuai putusan hakim Pengadilan Negeri Siak yakni 1 tahun penjara,” kata Kasi Pidum Kejari Siak Rian D, Senin (23/8/2021) kemarin.

Ia menjelaskan, hakim PN Siak menjatuhkan vonis 1 tahun pejara kepada Misno karena kelalaian dalam menjaga lahan PT DSI dari Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).

Namun Misno dalam hal ini sangat kooperatif termasuk saat menjalani masa tahanan.

Baca juga: Pemkab dan DPRD Siak Bakal Telusuri Alas Hak Tanah Masyarakat yang Bersengketa dengan PT DSI

Baca juga: Di Luar Izin Lokasi, 5.300 Ha Pelepasan Kawasan PT DSI Diusulkan Jadi TORA

“Kenapa dia menarik upaya hukumnya bisa saja itu keputusannya sendiri bisa jadi juga masalah internalnya yang kita sama sekali tidak tahu,” kata Rian.

Terkait vonis untuk korporasi PT DSI yakni pidana denda Rp 1 miliar dan denda tambahan Rp 4,5 miliar juga belum dibayarkan ke negara.

Jika perusahaan tidak mau membayar maka Kejari Siak akan melakukan gugatan secara perdata ke PTUN.

“Kita kan tidak mempunyai kewenangan untuk merampas uang atau aset perusahaan itu. Kita sudah menyurati agar membayar pidana denda itu, jika tidak dihiraukan tentu digugat ke PTUN,” kata Rian.

Namun demikian, Rian meminta kesadaran PT DSI untuk melunasi kewajibannya berdasarkan putusan pengadilan.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved