Breaking News:

2 Karyawan Positif Covid-19 Kelayapan, Ketua DPRD Pelalawan Beri Peringatan ke PT MAS, Apa Katanya?

Ketua DPRD Pelalawan tanggapi polemik 2 karyawan PT MAS yang kelayapan padahal terkonfirmasi positif Covid-19

Penulis: johanes | Editor: Nurul Qomariah
TRIBUNPEKANBARU/JOHANNES TANJUNG
Ketua DPRD Pelalawan Baharudin SH angkat bicara terkait polemik 2 karyawan PT MAS yang kelayapan padahal positif Covid-19. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PANGKALAN KERINCI - Polemik 2 karyawan PT Makmur Andalan Sawit (MAS) di Kabupaten Pelalawan yang kelayapan padahal terkonfirmasi positif Covid-19 pada Senin (23/8/2021) lalu berbuntut panjang.

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pelalawan, Baharudin SH angkat bicara terkait dua karyawan PT MAS yang tidak diisolasi di ruangan karantina perusahaan.

Baharudin menyebutkan, tindakan perusahaan itu tidak sesuai dengan program penanggulangan pandemi Corona yang telah dijalankan oleh Pemda Pelalawan melalui Satgas Covid-19.

Padahal sejak awal seluruh perusahaan sudah komitmen untuk membantu Pemda menekan penyebaran virus corona.

Kondisi karyawan positif Covid-19 yang keluyuran bisa menginfeksi warga lainnya yang masih sehat.

"Perusahaan jangan main-main dalam pandemi Covid-19. Pemda dan instasi lain sudah berpeluh-peluh berjuang melawan corona ini. Malah PT MAS terkesan tidak komitmen," beber Baharudin, Rabu (25/08/2021).

Kepada Tribunpekanbaru.com, politisi Partai Golkar ini menyampaikan, pihaknya akan melakukan pengecekan langsung ke PT MAS terkait persoalan ini.

Apalagi ada informasi jika ruang isolasi yang disiapkan perusahaan sangat tidak memadai bagi pasien Covid-19 dan hanya berupa rumah kosong tanpa perlengkapan pendukung sesuai standar.

Dikatakan Baharudin, perusahaan swasta lainnya sudah melaksanakan program vaksinasi mandiri bagi karyawan dan keluarga karyawan dengan vaksin gotong royong.

Namun PT MAS masih berpolemik dengan ruang isolasi dan pengamanan karyawan yang terkonfirmasi.

"Ini satu kemunduran bagi PT MAS. Beberapa perusahaan bahkan sudah gelas vaksinasi karyawan, menyumbangkan oksigen bagi pemerintah, dan program lainnya," ujarnya.

"Ini malah mengurus karyawan yang positif saja tak bisa," terang Wakil Ketua Satgas Covid-19 Pelalawan ini.

Ia meminta Satgas Covid-19 Kecamatan Pangkalan Lesung memberikan tindakan tegas berupa penekanan dan peringatan agar PT MAS yang beroperasi di Desa Dusun Tua itu mendukung program pemerintah dalam menangani Covid-19.

( Tribunpekanbaru.com / Johannes Wowor Tanjung )

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved