Breaking News:

Aliran Daya PJU di Bengkalis Putus Sementara, Pemkab Bengkalis Tunggak Tangihan Listrik Rp700 Juta

Aliran daya PJU di Bengkalis diputuskan PLN sementara karena Pemkab Bengkalis menunggak tangihan listrik Rp700 Juta.

Penulis: Muhammad Natsir | Editor: Ariestia
Istimewa
Aliran daya PJU di Bengkalis diputuskan PLN sementara karena Pemkab Bengkalis menunggak tangihan listrik Rp700 Juta. 

TRINBUNPEKANBARU.COM, BENGKALIS - Aliran daya PJU di Bengkalis diputuskan PLN sementara karena Pemkab Bengkalis menunggak tangihan listrik Rp700 Juta.

Sejumlah jalan umum di Bengkalis malam ini akan mulai gelap gulita dari penerangan lampu jalan.

Ini terjadi karena PLN Bengkalis melakukan pemutusan daya sejumlah penerangan jalan umum (PJU) yang ada.

Hal ini dilakukan karena pemerintah Bengkalis melalui Dinas Permukiman dan Pertahanan (Perkimtan) Bengkalis menunggak pembayaran tagihan listrik PJU.

Manager ULP PLN Bengkalis Andiko Bestari mengatakan tagihan penggunaan listrik PJU Bengkalis bulan Juli lalu sebesar 1,7 miliar rupiah sebagian belum dibayarkan oleh pemerintah Bengkalis.

"Tagihan bulan Juli lalu baru sekitar satu miliar rupiah yang di bayarkan pemerintah, masih ada tunggakan sekitar 700 juta," terang Andiko.

Menurut dia, untuk pembayaran tagihan listrik ini secara aturan harusnya dilunasi paling lambat setiap tanggal 20.

Namun kali ini pemerintah Bengkalis hingga 20 Agustus belum melunasi tagihannya.

Eksekusi pemutusan dilakukan mulai pagi tadi, bukan hanya di Bengkalis, pemutusan sejumlah PJU juga dilakukan di kota Duri.

Pemutusan akan berlangsung sampai Perkimtan Bengkalis melunasi tunggakan tersebut.

"Yang kita putus sebagian, kalau bulan ini bisa dilunasi akan kita sambung kembali. Ini sesuai dengan SOP PLN," terang Andiko.

Sejauh ini alasan pemerintah daerah belum bisa melunasi seluruh tagihan ini karena masalah anggaran.

Namun untuk detailnya manager PLN Bengkalis menyampaikan bisa langsung dikonfirmasi kepada Perkimtan Bengkalis.(Tribunpekanbaru.com/Muhammad Natsir)

Berita Bengkalis

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved