Breaking News:

95 Persen Guru Telah Divaksin Covid-19, Disdikbud Pelalawan Persiapkan Belajar Tatap Muka Terbatas

Disdikbud Pelalawan mengklaim 95 persen guru telah divaksin Covid-19, dan kini mempersiapkan belajar tatap muka terbatas.

Penulis: johanes | Editor: Ariestia
Istimewa
Proses belajar tatap muka terbatas yang digelar di sekolah-sekolah di Kecamatan Pangkalan Kerinci Kabupaten Pelalawan beberapa waktu lalu. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PANGKALAN KERINCIDisdikbud Pelalawan mengklaim 95 persen guru telah divaksin Covid-19, dan kini mempersiapkan belajar tatap muka terbatas.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pelalawan Riau melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) sedang mempersiapkan rencana Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) tatap muka secara terbatas mulai pekan depan.

Sebelum KBM terbatas diberlakukan di seluruh sekolah, Disdikbud Pelalawan melakukan simulasi terlebih dahulu bersama Satuan Tugas (Satgas) Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) Pelalawan.

Beberapa sekolah akan dibuka untuk belajar tatap muka terbatas pada Senin (31/08/2021) mendatang sebagai percontohan.

Sekolah yang akan dipilih yakni dari semua tingkatan unit pendidikan diantaranya Taman Kanak-kanak (TK), Sekolah Dasar (SD), dan Sekolah Menengah Pertama (SMP).

"Dari hasil simulasi minggu depan, akan dilihat apakah sudah layak digelar belajar tatap muka terbatas. Jika diizinkan satgas, semua sekolah akan kita buka," ungkap Pelaksana tugas (Plt) Kepala Disdikbud Pelalawan, Abu Bakar FE, Kamis (26/08/2021).

Dikatakan Abu Bakar kepada tribunpekanbaru.com, sistem belajar terbatas ini tidak jauh beda dari sebelumnya.

Pembatasan yang dilakukan seputar jumlah siswa dalam satu kelas hanya 50 persen.

Kemudian mewajibkan penggunaan masker bagi siswa hingga guru, menyediakan wadah pencuci tangan, mengantisipasi kerumunan, larangan membuka kantin, hingga mengukur suhu tubuh.

Selain itu, lanjut Abu Bakar, sebagian besar guru-guru yang ada di Pelalawan telah menjalani vaksinasi Covid-19.

Berdasarkan data Disdikbud sekitar 95 persen guru telah divaksin, selebihnya karena tidak bisa divaksin berdasarkan kesehatannya.

"Yang belum vaksin karena ada yang hamil, menyusui, dan lain-lain. Yang jelas 95 persen guru-guru kita telah divaksin," beber Kepala Satpol PP dan Damkar Pelalawan ini.

Pihaknya telah menginformasikan terkait rencana KBM terbatas ini kepada semua sekolah.

Sehingga dilakukan persiapan yang matang sebelum siswa masuk sekolah, khususnya peralatan pendukung Protokol Kesehatan (Prokes) sesuai anjuran Dinas Kesehatan. (Tribunpekanbaru.com/Johannes Wowor Tanjung).

Berita Pelalawan lainnya

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved