Breaking News:

Pengusaha Travel Umrah di Pekanbaru Tak Kunjung Penuhi Panggilan Polisi, Kasus Dugaan Penganiayaan

Pengusaha travel umrah, inisial DT (40) dijadwalkan akan diperiksa penyidik Polresta Pekanbaru terkait kasus dugaan penganiayaan.

Penulis: Rizky Armanda | Editor: Ariestia
TRIBUNNEWS
Pengusaha travel umrah, inisial DT (40) dijadwalkan akan diperiksa penyidik Polresta Pekanbaru terkait kasus dugaan penganiayaan. Ilustrasi: Perkelahian 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Pengusaha travel umrah, berinisial DT alias MD (40), dijadwalkan akan diperiksa penyidik Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Pekanbaru Kamis (26/8/2021) terkait kasus dugaan penganiayaan.

Ia dimintai keterangan dalam kapasitasnya sebagai tersangka dalam kasus ini.

Namun hingga sore hari, pengusaha travel umroh ini tak kunjung hadir memenuhi panggilan penyidik.

"Belum (datang) lagi," kata Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru, Kompol Juper Lumban Toruan, ketika dikonfirmasi Kamis, sekitar pukul 16.00 WIB.

Sebelumnya, Juper menegaskan agar DT kooperatif dan datang memenuhi panggilan penyidik. Jika tidak datang dengan alasan yang dapat diterima, penyidik bakal langsung melayangkan panggilan kedua.

Disinggung soal upaya DT untuk meloloskan diri dari jeratan status tersangka dengan cara mengajukan gugatan praperadilan ke pengadilan, Juper menyatakan hal itu sah-sah saja.

"Silahkan (ajukan praperadilan). Itu haknya. Yang jelas akan kita hadapi," papar Kasat Reskrim.

Mantan Kasat Reserse Narkoba Polresta Pekanbaru ini menuturkan, tersangka dijerat Pasal 170 dan atau 351 KUHP.

Untuk diketahui, kasus ini dilaporkan korban, Jevi Martin, karyawan Angel's Wing Bar and Longue. Ia mengaku dianiaya oleh pria berinisial DT. Dugaan penganiayaan selain dilakukan oleh DT, dilakukan juga oleh teman terduga pelaku.

Sebelumnya Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru, Kompol Juper Lumban Toruan menjelaskan, laporan dugaan tindak pidana penganiayaan secara bersama-sama ini, diterima pihaknya pada Selasa, 17 Juni 2021 lalu.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved