Breaking News:

Bidik Calon Tersangka, Kejari Pelalawan Naikan Dugaan Pungli PTSL Desa Bagan Limau ke Penyidikan

Kejari Pelalawan menaikan dugaan Pungli PTSL Desa Bagan Limau ke penyidikan, membidik tersangka dan barang bukti.

Penulis: johanes | Editor: Ariestia
Tribun Pekanbaru/Johannes Wowor Tanjung
Kejari Pelalawan menaikan dugaan Pungli PTSL Desa Bagan Limau ke penyidikan, membidik tersangka dan barang bukti. Foto: Kasi Intelijen Kejaksaan Negeri Pelalawan, Sumriadi SH MH 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PANGKALAN KERINCI - Kejari Pelalawan menaikan dugaan Pungli PTSL Desa Bagan Limau ke penyidikan, membidik tersangka dan barang bukti.

Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Pelalawan meningkatkan status perkara dugaan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) yang sedang ditangani sepanjang tahun 2021 ini dari penyelidikan ke penyidikan.

Perkara yang ditingkatkan ke tahap penyidikan yakni dugaan Pungutan Liar (Pungli) dalam Program Pendaftaran Tanah Sistematis (PTSL) tahun 2019 di Desa Bagan Limau Kecamatan Ukui.

Setelah hampir tujuh bulan melakukan penyelidikan terhadap dugaan Pungli pengurusan sertifikat PTSL tersebut, Seksi Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Pelalawan menduga ada bau korupsi dalam program tersebut yang dilakukan oleh oknum-oknum terkait.

"Secara resmi kita sudah meningkatkan status dugaan Pungli Program PTSL di Desa Bagan Limau ke penyidikan. Surat Perintah Penyidikan atau Sprindiknya sudah diterbitkan," ungkap Kajari Pelalawan, Silpia Rosalina SH MH melalui Kasi Intelijen Sumriadi SH MH, kepada tribunpekanbaru.com, Jumat (27/08/2021).

Sumriadi menjelaskan, setelah Sprindik keluar dan penyidikan dimulai, tim Pidsus akan kembali memanggil dan memeriksa para pihak dalam perkara ini.

Setiap orang yang dimintai keterangan berstatus sebagai saksi dan masuk dalam berkas perkara dugaan Pungli sertifikat PTSL ini.

"Sejauh ini kita sudah memintai keterangan dari 15 orang yang terkait dalam kasus ini. Baik dari perangkat desa, mantan kepala desa, masyarakat, dan pihak BPN," tandas Sumriadi.

Dalam penyidikan, lanjut Sumriadi, akan dilakukan penyidikan umum dan khusus. Untuk menggali lebih dalam lagi seputar kasus rasuah tersebut.

Tentunya penyidik Kejari Pelalawan akan fokus dalam mencari calon tersangka yang bertanggungjawab atas masalah ini.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved