Breaking News:

Kejari Pekanbaru Limpahkan Perkara Dugaan Korupsi Pembangunan RSD Madani Ke APIP

Pihak kejaksaan melimpahkan perkara dugaan korupsi pembangunan RSD Madani Pekanbaru kepada APIP, dalam hal ini Inspektorat Pekanbaru.

Penulis: Rizky Armanda | Editor: Ariestia
Tribun Pekanbaru/KOLASE
Kolase Korupsi 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Kejari Pekanbaru melimpahkan perkara dugaan korupsi pembangunan RSD Madani Pekanbaru kepada Aparat Pengawasan Internal Pemerintahan (APIP), dalam hal ini Inspektorat Kota Bertuah.

Perkara ini sebelumnya ditangani jaksa penyelidik Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Pekanbaru. Status perkara kasih tahap penyelidikan.

Terkait pengusutan perkara ini, jaksa sudah memanggil sejumlah pihak untuk diklarifikasi atau dimintai keterangan.

Jaksa juga sudah melakukan peninjauan dan pengecekan langsung ke Rumah Sakit Daerah (RSD) Madani, dengan turut melibatkan Tim Teknis dari Universitas Sumatra Utara (USU).

Hasilnya, diketahui adanya kekurangan fisik dalam pengerjaan proyek infrastuktur fasilitas kesehatan milik Pemerintah Kota Pekanbaru itu senilai Rp80 miliar itu

Atas hal tersebut, jaksa melimpahkan penanganan perkara tersebut ke APIP untuk ditindaklanjuti.

Hal itu sesuai dengan nota kesepakatan antara Kejari Pekanbaru dengan APIP.

Kepala Seksi Pidsus Kejari Pekanbaru, Yunius Zega menuturkan, pihaknya kini menunggu tindak lanjut dari APIP terkait perkembangan penanganan perkara dugaan rasuah itu.

"Tindak lanjutnya, kita kembalikan ke APIP, apa yang harus dilakukan, dan sesuai aturan yang ada. Setelah ada hasil dari APIP, baru kita bersikap. Apa yang harus kita lakukan, apakah dari APIP ada tindaklanjut ke tingkat berikutnya atau selesai," beber Zega, Jumat (27/8/2021).

RSD Madani Pekanbaru merupakan rumah sakit tipe C yang dibangun di atas lahan seluas 3,5 hektare di bekas taman kota di Kelurahan Simpang Baru, Kecamatan Tampan.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved