Breaking News:

Polbeng Technopreneur: Program Pengembangan Kewirausahaan Berbasis Kompetensi

Politeknik Negeri Bengkalis ( Polbeng ) kembali memperoleh pendanaan tahun kedua untuk Program Pengembangan Kewirausahaan (PPK)

Editor: Nolpitos Hendri
Istimewa
Polbeng Technopreneur: Program Pengembangan Kewirausahaan Berbasis Kompetensi. Foto: Tenant Bengkalis Surveyor melakukan survey di Desa Serapung 

TRIBUNPEKANBARU.COM, BENGKALIS - Politeknik Negeri Bengkalis ( Polbeng ) kembali memperoleh pendanaan tahun kedua untuk Program Pengembangan Kewirausahaan (PPK) dari Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), Deputi Bidang Penguatan Riset dan Pengembangan, Kementerian Riset dan Teknologi/Badan Riset dan Inovasi Nasional.  

Program Pengembangan Kewirausahaan (PPK) memiliki tujuan untuk mengimplementasikan praktik berwirausaha dan membudayakan wirausaha bagi mahasiswa dan alumni Politeknik Negeri Bengkalis sejalan dengan bidang ilmu akademik untuk mewujudkan technopreneur.

Hal tersebut sebagaimana disampaikan Ketua Pusat Penelitian dan Pengabdian Pada Masyarakat (P3M) Polbeng M. Afridon, Kamis, 26 Agustus 2021.

Ketua Tim PPK Suharyono bahwa “Kami bersyukur karena pada tahun ini masih diberi kesempatan untuk menjalankan Program Pengembangan Kewirausahaan di kampus kami. Terima kasih DRPM.

Tim PPK akan melakukan pembinaan kepada tenant melalui pelatihan manajemen usaha dan sejumlah kegiatan kreatif lainnya untuk menghasilkan wirausaha baru yang mandiri berbasis iptek.

Target program ini minimal menghasilkan lima wirausaha baru mandiri berbasis iptek per tahun yang siap beraktivitas di masyarakat.

“Tahun ini Tim PPK Polbeng kembali melakukan seleksi calon tenant.

Sebanyak 16 mahasiswa dan 4 orang alumni telah dipilih sebagai tenant PPK tahun 2021. Usaha-usaha yang akan dijalankan oleh mahasiswa dan alumni, yaitu: Bengkalis Surveyor, Bengkalis Drone, D’Catering, Canthink, Hana Florist, Rumah TTG, Expertprint, Ternak Sapi, dan Ternak Kambing.

Setelah melaksanakan seleksi tenant, tenant terpilih akan memiliki kesempatan memperoleh fasilitas agar dapat berkembang.

Diantaranya, dengan memberikan akses terhadap fasilitas pendampingan, pelatihan kewirausahaan, magang, dan akses permodalan” ucap Suharyono.

Sebelumnya ditahun 2020, melalui pendanaan Program Pengembangan Kewirausahaan (PPK) Tim Polbeng telah sukses melahirkan 10 usaha mandiri.

Diantaranya, Ferolas (jasa pengelasan), Aircold (jasa service AC), Kerjasatuntas (jasa desain grafis dan web design), Blongking Films (jasa videografi), Kampus Print (fotocopy), Polbeng Content Creator, Edam Burger, Badan Usaha Milik Mahasiswa (Kuliner), DeSchool (kursus akuntansi), dan D’Riau Voice (Jasa MC).

“Harapan kami Program Pengembangan Kewirausahaan (PPK) terus berlanjut hingga tahun ketiga agar semakin banyak lagi tenant-tenant potensial yang bisa kami bina dan kami kembangkan untuk menjadi wirausaha mandiri” tutup Suharyono. (Adv)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved