Breaking News:

Kisah Nek Uteh di Siak, di Usia 86 Tahun Sebatang Kara Bertahan Hidup dari Pensiunan Almarhum Suami

Nek Uteh yang sudah berusia 86 tahun sebatang kara bertahan hidup dari pensiunan almarhum suami. Warga Siak ini gembira saat dikunjungi istri bupati

Penulis: Mayonal Putra | Editor: Nurul Qomariah
istimewa
Istri Bupati Siak Rasidah Alfedri (kiri) dan Nek Uteh (kanan) berpamitan setelah hampir setengah jam berbincang-bincang di rumah Nek Uteh, Kampung Benteng Hulu, Kecamatan Mempura, Siak. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, SIAK - Kisah Nek Uteh di Siak, di usia 86 tahun sebatang kara bertahan hidup dari pensiunan almarhum suami.

Semua pekerjaan dilakukan sendiri, bahkan untuk mengambil uang pensiun butuh perjuangan karena harus menyeberang sungai dengan sampan.

Mekanisme pertahanan diri Nek Uteh memang patut diacungi jempol.

Tubuh sudah ringkih dimakan usia namun tetap optimisme menjelang hari-hari mendatang akan lebih baik.

Nek Nuteh, perempuan sebatang kara yang sudah berusia 86 tahun.

Lebih 11 tahun hidup sendiri sejak suami dan anaknya meninggal dunia. Selama itu, Nek Uteh berjuang untuk bertahan hidup hingga saat ini.

Nek Uteh tinggal di kampung Benteng Hulu, Kecamatan Mempura, Kabupaten Siak.

Ia mengandalkan pensiunan almarhum suaminya untuk menyambung hidup dari bulan ke bulan.

Untuk mengurus dirinya dan rumah sederhana yang ditinggalinya tidak dalam bantuan pihak keluarga.

Nek Uteh berjuang sendiri. Kadang -kadang, kepedulian tetangga terhadapnya yang dapat membantunya.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved