Breaking News:

Wabup Pelalawan Tegur Kadisdukcapil Saat Sidak Gara-gara Wadah Ini Tak Tersedia di Ruang Pelayanan

Wabup Pelalawan menegur Kepala Disdukcapil saat Sidak karena ada wadah yang tidak tersedia di ruang pelayanan.

Penulis: johanes | Editor: Ariestia
Tribun Pekanbaru/Johannes Tanjung
Wakil Bupati (Wabup) Kabupaten Pelalawan H Nasarudin SH MH melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) ke kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Pelalawan, Selasa (31/08/2021). Wabup Pelalawan menegur Kepala Disdukcapil saat Sidak karena ada wadah yang tidak tersedia di ruang pelayanan. 

Beberapa saat kemudian Kepala Disdukcapil Nipto Anin dan beberapa staf ikut dalam Sidak itu.

Wabup tidak menemukan wadah pencuci tangan di depan ruangan pelayanan dan menegur Kadis Nipto Anin segera menyiapkan peralatan Protokol Kesehatan (Prokes) itu.

"Ini Pak Kadis tolong disiapkan pencuci tangan. Karena ini orang ramai, harus jaga Prokes juga. Kantor ini pelayanan," tegur Nasaruddin kepada Nipto.

Pria yang akrab disapa Nasar ini kemudian masuk ke gedung pelayanan dua lantai itu. Menyapa semua pegawai yang bekerja melayani warga. Setiap meja yang didatanginya dan berkesempatan menengok ruang pencetakan Kartu Tanda Penduduk (KTP). Namun ia tidak mendapati handsanitizer di meja pegawai. Nasar kembali mengingatkan Nipto Anin untuk menyiapkan cairan pembersih tangan itu.

"Handsanitizer juga musti ada ini pak kadis. Karena orang datang dari semua daerah ke sini. Bahaya kalau pegawai tidak diberikan itu. Bisa tertular nanti," tegasnya.

Setelah menyambangi beberapa ruangan di lantai dua dan di bangunan lain, Nasarudin menyarankan kepada Nipto Anin agar tetap memberikan pelayanan terbaik kepada warga dan menerapkan Prokes yang ketat.

Agar semuanya tetap sehat dan terhindar dari virus Corona.

Ia juga mewanti-wanti agar tidak ada oknum pegawai yang bermain-main dengan mengutip sejumlah uang kepada warga dalam mengurus sesuatu.

Praktik Pungutan Liar (Pungli) itu tidak dibenarkan dan melanggar hukum. Karena pengurusan administrasi kependudukan sifatnya gratis dan tanpa biaya apapun.

"Jika ada pegawai yang Pungli, laporkan ke kami. Bisa kita pecat orangnya," tegasnya.

Wabup Nasarudin mengakui jika areal kantor Disdukcapil tidak memadai lagi sebagai kantor pelayanan dasar bagi masyarakat.

Seharusnya areal parkir harus luas, gedung diperbesar, hingga sarana dan prasarana pendukung lainnya. (Tribunpekanbaru.com/Johannes Wowor Tanjung)

Berita Pelalawan lainnya

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved