Breaking News:

Akademisi Diminta Andil Jelaskan Soal Vaksinasi Covid-19

Seminar itu mengangkat tema tentang Inovasi Riset Sains, Teknologi dan Kesehatan dalam Menghadapi Era Pasca Vaksinasi

Penulis: Hendra Efivanias | Editor: Sesri
Istimewa
Tangkapan layar pelaksanaan seminar nasional yang ditaja Fakultas MIPA dan Kesehatan Universitas Muhammadiyah Riau secara virtual beberapa hari lalu. Seminar ini diikuti 360 peserta dari sejumlah daerah di Indonesia. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Kaum akademisi didorong turut andil memberi informasi yang jelas tentang program vaksinasi yang gencar dilakukan di masa pandemi Covid-19 ini. Apalagi, di tengah masyarakat masih didapati pro kontra terkait vaksin Covid-19.

"Kita sebagai kaum akademisi harus ikut andil dalam memberikan pencerahan secara ilmiah kepada masyarakat, bagaimana sebenarnya program vaksinasi ini dan kehidupan pasca vaksinasi nantinya," jelas Dr. Jufrizal Syahri yang juga Ketua Panitia Seminar Nasional ke-2 Fakultas MIPA dan Kesehatan Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI).

Seminar itu mengangkat tema tentang Inovasi Riset Sains, Teknologi dan Kesehatan dalam Menghadapi Era Pasca Vaksinasi. Tema ini diangkat karena saat ini, pandemi corona virus membuat dunia menghadapi krisis kesehatan global.

Dalam rilis yang diterima tribunpekanbaru.com, Rabu (1/9/2021) dijelaskan bahwa seminar secara virtual itu menghadirkan tiga keynote speaker.

Yaitu Prof. Dr.rer.nat Agus Rubiyanto, M.Eng.Sc. dari ITS. Lalu, Dr. dr. Andani Eka Putra, M.Sc dari Universitas Andalas, dan Dr. Wirdati Irma, S.Pd, M.Si dari UMRI.

Jufrizal menambahkan, tema seminar ini disesuaikan dengan kondisi pandemi yang masih terjadi.

Berbagai solusi dan penelitian sudah dilakukan, seperti penerapan protokol kesehatan sampai program vaksinasi.

"Namun harus diakui bahwa program vaksinasi masih menjadi kontroversi di tengah masyarakat. Ada yang pro vaksin dan ada yang anti vaksin," tuturnya.

Baca juga: Pengelolaan Parkir Tepi Jalan di Pekanbaru Beralih, Pengelola Tata 88 Titik Parkir di Jalan Umum

Diharapkan, lewat kegiatan seminar ini para peneliti dapat berbagi ilmu dan informasi serta dapat membangun kolaborasi dalam melakukan riset bersama.

Sehingga inovasi, obat-obatan dan temuan baru semakin cepat diperoleh, dan pandemi ini cepat terselesaikan di Indonesia.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved