Breaking News:

DPRD Pekanbaru

DPRD Pekanbaru: Pelajar Susah Belajar Daring, di Kelurahan Meranti Pandak Sulit Sinyal Internet

Laporan mengejutkan datang dari warga RW 09, Kelurahan Meranti Pandak, Rumbai Pekanbaru, yang diterima anggota DPRD Pekanbaru H Wan Agusti.

Penulis: Syafruddin Mirohi | Editor: Ariestia

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Laporan mengejutkan datang dari warga RW 09, Kelurahan Meranti Pandak, Rumbai Pekanbaru, yang diterima anggota DPRD Pekanbaru H Wan Agusti. 

Warga mengaku, anak-anaknya susah belajar daring, karena di daerah tersebut, sulit mendapatkan sinyal internet.

Padahal daerah yang berada tak jauh dari tepian Sungai Siak tersebut, dekat dari pusat Kota Pekanbaru.

Namun nyatanya, kondisi ini dialami para pelajar, sejak belajar daring diterapkan pemerintah.

"Jadi, anak-anak di sana terpaksa keluar rumah dan mencari zona yang ada jaringan internetnya, jika mau belajar daring. Mau tak mau harus mereka lakukan agar tak ketinggalan mata pelajaran," terang Wan Agusti kepada Tribunpekanbaru.com, Rabu (1/9/2021).

Suasana reses anggota DPRD Pekanbaru H Wan Agusti di RW 09 Kelurahan Meranti Pandak, Rumbai Pekanbaru belum lama ini.
Suasana reses anggota DPRD Pekanbaru H Wan Agusti di RW 09 Kelurahan Meranti Pandak, Rumbai Pekanbaru belum lama ini. (DPRD Pekanbaru)

Politisi Senior Partai Gerindra ini meminta pihak terkait, terutama pemerintah untuk segera mencarikan solusinya. Sebab, diyakini pihak sekolah sudah tahu kondisi ini.

Namun terkesan dibiarkan hingga sekarang.

Bahkan untuk memastikan kondisi susah sinyal di daerah Meranti Pandak ini, sudah dilakukan pengecekan langsung DPC Partai Gerindra Pekanbaru, yang dikomandoi Ketua M Rahul.

"Tentu ini menjadi perhatian kami, dan aspirasi soal bagaimana bisa signal kuat dan bagus akan di sampaikan ke Pemko untuk ditindaklanjuti, " paparnya lagi.

"Kami (DPC Gerindra Pekanbaru) juga sudah sidak bersama Ketua DPC Gerindra Rahul. Tentunya ini akan diperjuangkan untuk pembangunan tower baru. Tapi yang paling penting lagi, respon pemerintah sangat ditunggu masyarakat, agar ada sinyal di daerah tersebut. Apalagi belajar tatap muka di Kota Pekanbaru belum diizinkan," terangnya.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved