Breaking News:

Kisah Penggali Makam di Pekanbaru, Sehari Pernah Kuburkan 18 Jenazah Covid-19, Harus Siaga di Lokasi

Subhan, petugas penggali makam di Pekanbaru mengungkapkan pernah dalam sehari, dia menguburkan 18 jenazah Covid-19

Penulis: Fernando | Editor: Nurul Qomariah
Rezas / AFP
Ilustrasi pemakaman jenazah Covid-19. Kisah penggali makam di Pekanbaru, sehari pernah kuburkan 18 jenazah Covid-19. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Suka duka penggali makam pasien Covid-19 di Pekanbaru diungkapkan Subhan. Pernah dalam sehari, dia menguburkan 18 jenazah Covid-19.

Ambulans secara bergantian mengantar satu per satu jenazah pasien Covid-19 berdatangan ke TPU Tengku Mahmud, Palas, Kota Pekanbaru.

Setiap hari ada saja ambulans yang datang membawa jenazah pasien Covid-19 yang hendak dikebumikan.

Kondisi tersebut membuat para petugas penggali makam harus siap siaga di lokasi pemakaman khusus jenazah pasien Covid-19 itu.

Para penggali makam itu bisa saja memakamkan jenazah pada dini hari atau subuh.

Pekerjaan luar biasa bagi petugas penggali makam. Mereka pun khawatir bila tertular Covid-19 usai memakamkan jenazah pasien yang meninggal karena virus corona.

Padahal saat bertugas mereka menggunakan APD lengkap guna mencegah penularan. Ada belasan orang petugas gali makam di kawasan itu.

Satu di antaranya Subhan Zein. Ia adalah satu dari 15 petugas gali makam di TPU khusus jenazah pasien Covid-19.

"Awalnya memang sempat khawatir, tapi lama kelamaan kami sudah terbiasa," ujarnya kepada Tribunpekanbaru.com, Selasa (31/8/2021).

Menurutnya, petugas gali makam jenazah pasien Covid-19 mengganti APD setiap satu kali memakamkan jenazah.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved