Breaking News:

Limpahkan TSK Tipikor APBDes Merbau ke Jaksa, Polres Pelalawan Sita 3 Mobil dan Uang Rp 573 Juta

Polres Pelalawan melimpahkan tersangka Tipikor APBDes Merbau ke Jaksa, selain itu menyita 3 mobil dan uang Rp 573 Juta.

Penulis: johanes | Editor: Ariestia
Istimewa
Penyidik Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Polres Pelalawan Riau melakukan pelimpahan tahap ll kasus dugaan penyalahgunaan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) Desa Merbau tahun 2018 ke Kejari Pelalawan, Selasa (31/08/2021). 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PANGKALAN KERINCIPolres Pelalawan melimpahkan tersangka Tipikor APBDes Merbau ke Jaksa, selain itu menyita 3 mobil dan uang Rp 573 Juta.

Penyidik Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Polres Pelalawan Riau akhirnya melakukan pelimpahan tahap ll kasus dugaan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) penyalahgunaan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) Desa Merbau tahun 2018.

Pelimpahan tersangka dan barang bukti perkara korupsi APBDes Des Merbau Kecamatan Bunut ini digelar di kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Pelalawan di Desa Makmur SP 6 Kecamatan Pangakalan Kerinci, Selasa (31/08/2021) sore.

Penyidik Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Pelalawan membawa tersangka EM yang merupakan mantan Kepala Desa (Kades) Merbau beserta semua barang bukti ke kejaksaan dalam proses tahap ll ini.

"Sebelumnya berkas perkara sudah dinyatakan lengkap atau P21 oleh JPU Kejari Pelalawan. Kemudian kemarin kita lakukan pelimpahan tahap dua, tersangka dan semua barang bukti sudah kita serahkan," ungkap Kapolres Pelalawan AKBP Indra Wijatmiko SIK melalui Kasat Reskrim AKP Nardy Masry Marbun SH MH, kepada tribunpekanbaru.com, Rabu (01/09/2021).

Kasat Nardy Masry menyebutkan, dalam pengelolaan APBDes Desa Merbau tahun 2018, tersangka EM diduga melakukan penyelewengan.

Modusnya yakni berupa penyertaan modal sebesar Rp 650 juta untuk usaha di bidang sawit.

Namun penegak hukum menilai hal tersebut melawan hukum dan mengakibatkan kerugian negara mencapai Rp Rp 573.022.000.

Kerugian negara itu sesuai dengan perhitungan dari Inspektorat Daerah Pelalawan sebagai ahli dalam perkara rasuah ini.

Dalam proses pelimpahan tahap dua ini, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Pelalawan memutuskan menahan tersangka EM untuk memperlancar proses hukum selanjutnya.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved