Breaking News:

Dinsos Pekanbaru Sempat Bantah Ratusan Data Penerima Bansos Bermasalah, Kini Malah Lakukan Validasi

Setelah sebelumnya membantah ada data ganda penerima Bantuan Sosial bagi warga terdampak Covid-19, kini Pemko Pekanbaru mengakuinya.

Penulis: Fernando | Editor: Ilham Yafiz
DOKUMENTASI WARTA KOTA / NUR ICHSAN
Ilustrasi penyaluran Bansos. 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Setelah sebelumnya membantah ada data ganda penerima Bantuan Sosial bagi warga terdampak Covid-19, kini Pemko Pekanbaru mengakuinya.

Pemko Pekanbaru akan lakukan pembenahan dan validasi data ratusan penerima bansos Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT). 

"Bisa pastikan lagi, apa orangnya pindah atau kondisi ekonominya membaik," jelas Wali Kota Pekanbaru, Firdaus kepada Tribunpekanbaru.com, Kamis (2/9/2021).

Proses validasi data ini sekaligus melakukan koreksi terhadap data yang ada. Apalagi terdapat sejumlah permasalahan karena ada data yang tidak sesuai.

"Kita juga harus mencari solusi atas permasalahan akibat data yang tidak sesuai," jelasnya.

Dirinya berterima kasih atas kunjungan dari Menteri Sosial beberapa hari lalu. Pemerintah kota juga menyampaikan permasalahan dalam penyaluran bantuan progran PKH dan BPNT.

Ada warga yang terdaftar tapi tidak menerima bantuan lantaran kartunya tidak sampai. Ia menyebut bahwa ada juga yang menerima kartru tapi tidak dapat menggunakan dana BPNT.

Ada sekitar 800 penerima manfaat mengalami hal itu. Ia menyebut permasalahan ini sudah dibahas bersama Kementrian Sosial agar dicari solusinya.

"Kita sudah sampaikan bahwa ada penerima yang tidak bisa memanfaatkan bantuan yang diterima, ada juga yang tidak menerima sama sekali," paparnya.

Sempat Membantah Data Ganda

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved