Breaking News:

Lapor Pak Menteri! Alamat KITB Salah di Website Resmi Kementerian Investasi,Warga Siak Minta Revisi

Entah karena keteledoran atau tak profesional bekerja, alamat KITB salah di website resmi Kementerian Investasi RI

Penulis: Mayonal Putra | Editor: Nurul Qomariah
TRIBUNPEKANBARU/MAYONAL PUTRA
Ketua PK Nusa Kabupaten Siak Said Dharma Setiwan SH menunjukkan promosi KITB di website resmi kementrian investasi/BKPM salah alamat, Jumat (3/9/2021). Tribunpekanbaru.com/Mayonal Putra 

TRIBUNPEKANBARU. COM, SIAK - Salah alamat tapi bukan lagu milik Ayu Ting Ting. Entah karena keteledoran atau tak profesional bekerja, alamat KITB salah di website resmi Kementerian Investasi RI.

Kementrian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) tayangkan profil Kawasan Industri Tanjung Buton (KITB) di website resminya salah memuat alamat KITB Siak hingga warga minta segera direvisi.

Di laman https://regionalinvestment.bkpm.go.id/portal//propertypro/928/14/id, leaflet yang ditayangkan di website tersebut memuat lokasi KITB berada di Provinsi Kepulauan Riau.

Padahal KITB dikelola oleh PT KITB yang merupakan BUMD milik Pemerintah Kabupaten Siak.

Lokasinya berada di Tanjung Buton, Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak, Provinsi Riau.

Proyek KITB merupakan salah satu proyek strategis nasional dalam bidang Prioritas Pengembangan Zona Industri/ Zona Ekonomi Khusus.

Warga Kabupaten Siak menilai keteledoran Kementrian Investasi dalam memuat dan mempromosikan lokasi proyek strategis nasional tersebut menandakan tidak seriusnya pihak Kementrian Investasi untuk merealisasikan target investasinya.

Seharusnya dicek dulu sebelum ditayangkan di website resmi.

“Sekelas Kementrian Investasi bisa salah memuat lokasi KITB tersebut memang sungguh memalukan," kata Ketua Peduli Kampung Nusantara (Pekanusa) Kabupaten Siak Said Dharma Setiawan SH, Jumat (3/9/2021).

"Harusnya segera diralat, sebab kesalahan alamat tersebut merupakan kesalahan yang fatal,” lanjutnya.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved