Breaking News:

Mahasiswa Laporkan Gubernur NTT ke Polisi Terkait Kerumunan, Akankah Diproses Seperti HRS?

Elemen mahasiswa di NTT melaporkan Gubernur Viktor Bungtilu Laiskodat terkait kerumunan pejabat dalam pesta di Pulau Semau.

Editor: CandraDani
ist
Sejumlah pejabat di Nusa Tenggara Timur (NTT), mengikuti pesta dan panggung hiburan di Pantai Otan, Pulau Semau, Kabupaten Kupang, NTT. 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) telah menerima laporan dari Mahasiswa yang tergabung dalam Cipayung Plus Kota Kupang.

Mahasiswa itu melaporkan Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat terkait kerumunan pejabat yang terjadi dalam pesta di Pulau Semau, Kecamatan Semau, Kabupaten Kupang. Laporan polisi telah terdaftar dengan nomor STTL/267/IX/1.24/2021/SPKT Polda NTT.

"Polda NTT telah menerima laporan yang disampaikan oleh mahasiswa dan selanjutnya dilakukan proses penanganan," ujar Kabid Humas Polda NTT Kombes Pol Rishian Krisna, kepada Kompas.com, Jumat (3/9/2021).

Untuk itu, lanjut Krisna, semua pihak diharapkan bisa menghormati proses penanganan terkait laporan tersebut.

Menurut Krisna, Polda NTT juga telah membentuk tim untuk melakukan komunikasi dan koordinasi dengan instansi terkait guna mendapatkan data dan informasi terkait kejadian di video yang Viral di Media Sosial.

Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Cipayung Plus Kota Kupang, bertemu dengan Kabid Humas Polda NTT Kombes Pol Rishian Krisna, usai melaporkan Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat, Kamis (2/9/2021)
Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Cipayung Plus Kota Kupang, bertemu dengan Kabid Humas Polda NTT Kombes Pol Rishian Krisna, usai melaporkan Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat, Kamis (2/9/2021) (Dokumen Tonny Uspupu)

Dari hasil komunikasi dan koordinasi dengan satgas Covid-19, diperoleh hasil kegiatan tersebut adalah acara resmi yaitu pengukuhan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) dan acara tambahan.

"Sehingga perlu dilihat dan dikaji pada saat atau tahapan acara mana kelalaian dalam pelaksanaan protokol kesehatan tersebut terjadi," ujar dia.

Sebelumnya, sejumlah Mahasiswa yang tergabung dalam Cipayung Plus Kota Kupang, melaporkan Gubernur Viktor ke Polda NTT pada Kamis (2/9/2021) petang.

Mereka melaporkan Viktor terkait kerumunan dalam acara pengukuhan pesta yang dihadiri sejumlah pejabat di Pantai Pulau Semau, Kabupaten Kupang, Jumat (27/8/2021).

Sebelum melaporkan Viktor, mahasiswa dari sejumlah organisasi kepemudaan seperti PMKRI, PMII, HMI, GMNI IMM dan GMKI, menggelar aksi unjuk rasa di depan Mapolda NTT, mulai pukul 12.00 Wita hingga pukul 17.00 Wita.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved