Breaking News:

8 Orang Sindikat Peredaran Sabu di Bengkalis Diringkus Dalam 2 Hari, Polisi Pakai Taktik Ini

Dalam waktu dua hari, Satres Narkoba berhasil mengungkap sindikat pengedar narkoba di Bengkalis, 8 orang anggota sindikat diringkus

Penulis: Muhammad Natsir | Editor: Nurul Qomariah
istimewa
Sejumlah barang bukti dari jaringan pengedar sabu di Bengkalis yang berhasil diringkus Satres Narkoba Polres Bengkalis dalam waktu dua hari. 

"Mereka mengakui barang haram ini milik mereka yang didapat dari seorang pria berinisial Wi (41) warga Dusun Teluk Ondan, Desa Teluk Papal, Kecamatan Bantan," tambah Kasat.

Pemasok Diciduk

Tidak berhenti sampai di situ, Jumat (3/9/2021) pagi sekitar pukul 08.00 WIB petugas Satres Narkoba Bengkalis melanjutkan pengejaran terhadap pemasok barang haram ini.

Tim mendatangi rumah Wi di dusun Teluk Ondan Desa Teluk Papal dan berhasil meringkus Wi.

"Ketika diamankan tersangka Wi mengaku sebagai pemasok barang haram untuk tersangka yang sebelumnya berhasil diamankan," ucapnya.

Wi juga memberikan informasi terkait asal narkotika yang diedarkannya dari seorang pria bernama Her (39) warga Desa Bantan Tengah.

"Hari itu juga tim kita langsung meluncur ke desa Bantan Tengah dan berhasil mengamankan tersangka Her di rumahnya," tambah Kasat.

Saat diinterogasi Her menjelaskan barang miliknya dipasok oleh tersangka lain.

Yakni pria warga Bantan Tengah juga berinisial MF alias Pijal (28), karena tinggal tidak jauh dari rumah Her petugas langsung melakukan penjemputan terhadap Pijal di rumahnya.

"Pengakuan Pijal saat kita amankan narkotika yang diedarkannya didapat dari rekannya berinisial N di Pekanbaru. Saat diamankan barang bukti sudah habis diedarkannya," kata Toni.

Hasil penangkapan ini para tersangka kemudian langsung digiring ke Mapolres Bengkalis untuk mempertangungjawabkan kepemilikan barang haram tersebut.

Sementara pemasoknya dari Pekanbaru masih dalam pelacakan petugas.

"Hasil interogasi terhadapat tersangka ini tiga tersangka yakni He, Wi dan Her merupakan pengedar di wilayah Bantan," ujarnya.

"Sedangkan Pijal sebagai bandar dan sudah empat kali membawa sabu dari Pekanbaru sementara dua tersangka lagi yakni As dan Ju hanya sebagai pengguna," imbuh Toni.

( Tribunpekanbaru.com / Muhammad Natsir )

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved