Breaking News:

DPRD Pekanbaru

DPRD Pekanbaru Sambut Baik Belajar Tatap Muka 8 September

Status Kota Pekanbaru kini sudah berada di zona oranye sebaran wabah Covid-19. DPRD Pekanbaru menyambut baik belajar tatap muka 8 September.

Penulis: Syafruddin Mirohi | Editor: Ariestia
Tribunpekanbaru.com /Doddy Vladimir
TATAP MUKA- Sejumlah siswa mengikuti kegiatan belajar mengajar dengan protokol kesehatan di SMA Negeri 8 Pekanbaru, Senin (22/3/2021). SMA Negeri di Pekanbaru kembali memulai sekolah tatap muka sejak pandemi COVID-19 setelah mendapatkan izin dari Pemerintah Provinsi Riau dengan kapasitas 50 persen murid yang hadir dengan waktu hanya dua jam belajar dan mengajar serta menerapkan protokol kesehatan. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Status Kota Pekanbaru kini sudah berada di zona oranye sebaran wabah Covid-19. DPRD Pekanbaru menyambut baik belajar tatap muka 8 September.

Hal ini sesuai hasil pemetaan sebaran wabah covid terbaru, yang dilakukan Satgas Percepatan dan Penanganan Covid-19 Kota Pekanbaru.

Dengan hasil tersebut, pemerintah merencanakan akan melaksanakan sekolah tatap muka terbatas, yang diagendakan mulai pada 8 September nanti.

Namun kepastian ini, tetap menunggu keputusan dari pemerintah pusat, terkait status Level Kota Pekanbaru, Senin (6/9/2021).

Meski demikian, Komisi III DPRD Pekanbaru yang membidangi pendidikan, terus mendorong agar sekolah di Kota Pekanbaru bisa menggelar sekolah tatap muka.

"Yang pasti, rencana ini kita sambut baik. Mudah-mudahan bisa terealisasi. Melihat tren kasus Covid-19 di Kota Pekanbaru, sangat memungkinkan dan berpeluang untuk melakukan sekolah tatap muka," tegas Wakil Ketua Komisi III DPRD Pekanbaru H Ervan kepada Tribunpekanbaru.com, Minggu (5/9/2021).

Lebih lanjut disampaikannya, bahwa Disdik Pekanbaru, harus mempersiapkan teknis untuk belajar tatap muka terbatas.

Termasuk format yang harus dilaksanakan, yakni membagi jadwal pembelajaran, membagi jadwal masuk, dan jadwal daring. Sebab, sesuai arahan pemerintah, tahap awal sekolah tatap muka tidak bisa langsung semua.

Skema yang diterima Komisi III, dua bulan awal (September dan Oktober) ini polanya 50 persen tatap muka dan 50 persen belajar daring di rumah.

Kemudian setelah dua bulan kedepan, akan dilakukan evaluasi hasil pelaksanaan sekolah tatap muka terbatas tahap awal.

"Intinya, kita terus support untuk belajar tatap muka ini. Tapi tetap dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Ini yang penting diterapkan tiap hari," pinta Politisi Partai Gerindra ini.

Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level IV tahap ketiga, berakhir Senin (6/9/2021).

Status Pekanbaru dari zona merah ke zona oranye sebaran wabah covid.

Dari data kasus yang terus melandai di Kota Pekanbaru, beberapa hari belakangan ini, kemungkinan besar Level PPKM akan turun.

Dengan begitu, aktivitas masyarakat sudah bisa longgar, termasuk aktivitas belajar mengajar bisa dilakukan. (Tribunpekanbaru.com/Syafruddin Mirohi).

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved