Breaking News:

Liga Italia

Ini Alasan Cristiano Ronaldo Tak Betah di Juventus, Tinggalkan Liga Italia ke Manchester United

Bukan perkara gaji atau pendatapannya di Manchester United, tetapi soal potongan pajak yang lebih menguntungkan Cristiano Ronaldo di Inggris.

Penulis: Ilham Yafiz | Editor: Ilham Yafiz
CARLOS COSTA / AFP
Cristiano Ronaldo melakukan pemanasan sebelum pertandingan sepak bola Grup A babak kualifikasi Eropa Piala Dunia Qatar 2022 antara Portugal dan Republik Irlandia. 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Cristiano Ronaldo untung besar dari kepindahannya ke Manchester United dari Juventus.

Bukan perkara gaji atau pendatapannya di Manchester United, tetapi soal potongan pajak yang lebih menguntungkan Cristiano Ronaldo di Inggris.

Surat kabar keuangan Italia melaporkan waktu kepindahan Cristiano Ronaldo dari Juventus ke Manchester United akan memungkinkan dia untuk menghemat pajak dalam jumlah besar.

Cristinao Ronaldo menyelesaikan kepindahan ke Old Trafford pada hari batas waktu transfer.

Il Sole 24 Ore, yang setara dengan Financial Times Itali menguraikan ada beberapa alasan yang sangat bagus di samping alasan prestasi dan karir.

Manchester United perkenalkan Cristiano Ronaldo ke publik, sah Berseragam Setan Merah. No 7? Belum Pasti
Manchester United perkenalkan Cristiano Ronaldo ke publik, sah Berseragam Setan Merah. No 7? Belum Pasti (instagram @manchesterunited)

Ketika dia pertama kali meninggalkan Real Madrid ke Juventus pada tahun 2018, dia mendapat manfaat dari Pajak Tetap yang diperkenalkan oleh Pemerintah Gentiloni, yang berarti dia hanya perlu membayar € 100.000 per tahun untuk pendapatan luar negeri, seperti semua kesepakatan sponsornya.

Hebatnya, satu-satunya negara di mana dia mendapatkan keringanan pajak yang lebih baik adalah di Inggris berkat status Res Non-Dom-nya, karena Il Sole 24 Ore mengklaim Cristinao Ronaldo tidak perlu membayar pajak sama sekali selama tujuh tahun atas penghasilannya.

Res Non-Dom adalah singkatan dari status tidak berdomisili, seseorang yang tinggal dan bekerja di Inggris Raya, tetapi menurut hukum Inggris memiliki rumah permanen di negara lain.

Pada 2019, ia setuju untuk membayar € 19 juta untuk menyelesaikan kasus penipuan pajak di Spanyol.

Masuk Guinness Book of Record

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved