Breaking News:

Ratusan Kendaraan Dinas Pemko Pekanbaru Tak Diketahui Keberadaannya, Entah Digunakan Oleh Siapa

Ratusan kendaraan dinas milik Pemerintah Kota Pekanbaru tidak diketahui keberadaannya, Kendaraan itu juga digunakan oleh sejumlah pihak

Penulis: Fernando | Editor: Ilham Yafiz
Dokumentasi Tribun Pekanbaru / Theo Rizky
Ilustrasi Mobil Dinas 

TRIBUNPEKANBARU.COM,PEKANBARU - Ratusan kendaraan dinas milik Pemerintah Kota Pekanbaru tidak diketahui keberadaannya.

Kendaraan itu juga digunakan oleh sejumlah pihak yang tidak berhak.

Aset milik Pemko Pekanbaru tersebut diketahui bermasalah berdasarkan Laporan Hasil Pemeriksaan APBD Pekanbaru Tahun Anggaran 2020.

Berdasarkan LHP yang diterima Tribunpekanbaru.com, terdapat 294 unit kendaraan di antaranya sebanyak 72 unit rusak berat dan 222 unit kendaraan tidak diketahui keberadaannya.

Ratusan kendaraan itu Ghoib entah kemana dan entah digunakan oleh siapa.

Sekretaris Daerah Kota Pekanbaru, Muhammad Jamil tidak menampik jika ada kendaraan dinas yang digunakan oleh pihak yang sudah tidak berhak.

"Kita sudah konfirmasi aset ke BPKAD, itu mobil pemerintah kota," terangnya kepada Tribunpekanbaru.com, Minggu (5/9/2021).

Baca juga: Dinsos Pekanbaru Sempat Bantah Ratusan Data Penerima Bansos Bermasalah, Kini Malah Lakukan Validasi

Baca juga: Temuan BPK di Proyek Pembangunan Gedung OPD Pemko Pekanbaru, Banyak Kurang Volume, Waduh. . .

Di antara kendaraan dinas itu ada yang digunakan oleh anggota DPRD Pekanbaru.

Menurutnya, mobil itu tercatat sebagai aset di Sekretariat Daerah Kota Pekanbaru.

Ia menyebut bahwa mobil dinas jenis Toyota Innova itu sudah jelas dokumen dan surat kelengakapan kendaraannya adalah milik pemerintah kota.

Mobil itu tercatat sebagai aset dari pemerintah kota. Ia menegaskan bahwa oknum yang memakai kendaraan dinas itu harus mengembalikannya aset ke pemerintah kota.

"Harus kembalikan lah, dia harus kembalikan mobil dinas itu," terangnya.

Jamil menegaskan bahwa oknum tersebut tidak bisa memakai kendaraan dinas. Ia menyebut bahwa mobil dinas itu merupakan kendaraan operasional jabatan.

Dirinya menyebut bahwa oknum tersebut bisa segera mengembalikannya. Ia mengatakan bahwa pihak pemerintah kota tidak harus menarik mobil dinas itu secara paksa.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved