Breaking News:

10 Bersaudara, Kisah Leani Ratri Oktila Peraih Medali Emas Parabadminton di Paralimpiade Tokyo 2021

Anak dari 10 bersaudara, berikut ini Kisah Leani Ratri Oktila peraih Medali Emas parabadminton di Paralimpiade Tokyo 2021.

Penulis: pitos punjadi | Editor: Nolpitos Hendri
Tribun Pekanbaru/Nasuha Nasution
10 Bersaudara, Kisah Leani Ratri Oktila Peraih Medali Emas Parabadminton di Paralimpiade Tokyo 2021. Foto: Leani Ratri Oktila 

TRIBUNPEKANBARU.COM, RIAU - Anak dari 10 bersaudara, berikut ini Kisah Leani Ratri Oktila peraih Medali Emas Parabadminton di Paralimpiade Tokyo 2021.

Leani Ratri Oktila yang akrab dipanggil Ranti lahir dari keluarga sangat sederhana di Desa Siabu Kecamatan Salo Kabupaten Kampar 30 tahun lalu.

Tribunpekanbaru.com berbincang dengan ayah dan ibu Leani Ratri Oktila saat berkunjung pada Senin (5/9/2021) pagi.

Sapaan begitu hangat dari Fransiskus Mujiran dan Gina Oktila, ayah dan ibu Leani Ratri Oktila kalau ditemui di rumah dengan pekarangan yang ditanami pepohonan cukup rindang.

Suasana desa sangat kental di sekitar rumah ini.

Rasa bangga tak terhingga tampak di wajah Mujiran dan Gina dengan capaian Ratri.

"Nggak nyangka, anak sampai ke tingkat dunia. Waktu Ratri menelepon (meraih Medali Emas), saya nangis," tutur Mujiran dengan haru bangganya.

Pria 68 tahun ini kemudian menunjukkan raket pertama Ratri.

Raket itu dipajang di ruang tamu.

Mujiran berkisah, rakt itu dibeli seharga Rp. 650.000.

Senilai Rp. 500.000 yang didapat Ratri dari Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN).

Ditambah Rp. 150.000 dari gaji Mujiran.

"Daripada beli beras, mendingan beli raket ini," kata Mujiran.

Ratri mengikuti O2SN tahun 2003 di tingkat Provinsi dan 2004 di tingkat nasional saat masih duduk di bangku Sekolah Dasar (SD).

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved