Breaking News:

Ade Hartati Terancam PAW, Tidak Jalankan Surat DPP Soal Kompensasi Bagi Caleg Tidak Terpilih

Caleg PAN Dapil Kota Pekanbaru Said Usman Abdullah mempertanyakan mengapa surat dari DPP tak dijalankan oleh DPW PAN Riau dan Ade Hartati.

Penulis: Nasuha Nasution | Editor: CandraDani
Istimewa
Caleg PAN Dapil Kota Pekanbaru Said Usman Abdullah memperlihatkan surat dari DPP PAN, Senin (6/9/2021). Insert Ade Hartati. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - DPP PAN mengeluarkan surat tata cara pemberian penghargaan dan kompensasi bagi caleg tidak terpilih di Pemilu 2019 silam.

Dalam surat tersebut dijelaskan kompensasi paling lambat dibayarkan paling lambat dua tahun pasca dilantik.

Namun yang menjadi persoalan, hingga saat ini tepat dua tahun dilantik, surat dari DPP yang ditandatangani Ketum dan Sekjen tersebut tidak dijalankan DPW PAN Riau.

Sebagaimana diatur dalam surat tersebut caleg tidak terpilih yang berhak menerima kompensasi minimal meraih 10 persen suara di Pemilu dan satu suaranya dibayarkan Rp15 ribu itu adalah kewajiban Caleg terpilih diberikan kepada yang tidak terpilih.

Baca juga: Mulai Memanas, Beredar Isu Agung Nugroho-Ade Hartati Ramaikan Pilkada Pekanbaru, Apa Kata Agung?

Baca juga: Kader PAN Nyebrang ke Partai Ummat Bentukan Amien Rais, Ini Kata Ketua DPW PAN Riau Alfedri

Hanya saja di Pekanbaru sampai saat ini belum dijalankan surat tersebut, padahal pada poin berikutnya dijelaskan, bila tidak dijalankan setelah dua tahun dilantik maka caleg terpilih diberikan sanksi Pergantian Antar Waktu (PAW).

Caleg PAN Dapil Kota Pekanbaru Said Usman Abdullah membongkar surat dari DPP tersebut, ia mempertanyakan surat itu ke DPP, karena tidak juga direalisasikan di daerah.

"Sampai sekarang tidak pernah komunikasi dan konfirmasi ke saya soal surat ini, harusnya DPW menyelesaikan dan saya hanya meminta konsistensi partai saja,"jelas Said Abdullah yang memiliki suara 8.514 suara dan berhak menerima kompensasi atau penghargaan itu.

Menurut Said Usman, ia sudah mencoba komunikasi dengan ketua DPW PAN Riau Alfedri dan menghubungi ajudan ketua DPW tersebut namun tidak ada respon.

Bahkan SUA begitu sapaan akrabnya juga sempat menyuruh kader untuk mempertanyakan itu, namun tidak ada tanggapan.

Baca juga: Warga Laporkan Balik Anggota DPRD Pekanbaru Ini, Ketua RT : Tak Sesuai Sengan Kejadian Sebenarnya

Baca juga: Perda Sudah Disahkan, DPRD Pekanbaru Berharap Sampah Warga Diangkut, Pastikan Tak Ada Pungli

"Kalau disuruh saya komunikasi ke sana ke sini itu bukan tugas saya, saya hanya meminta iktikad baik partai karena ini adalah surat dari DPP,"ujar Said Usman.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved