Breaking News:

Arboretum Gambut Marsawa, Eduwisata Berbasis Lingkungan Pusat Konservasi di Sungai Pakning

Sadikin (50 tahun) menjelaskan  cara menanam Kantong Semar kepada pengunjung Eduwisata Arboretum Gambut Marsawa, di Sungai Pakning. 

Editor: Ilham Yafiz
ISTIMEWA
Arboretum Gambut Marsawa, Eduwisata Berbasis Lingkungan Pusat Konservasi Si Pemangsa Serangga di Sungai Pakning. 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Sadikin (50 tahun) menjelaskan  cara menanam Kantong Semar kepada pengunjung Eduwisata Arboretum Gambut Marsawa, di Sungai Pakning. 

Kantong Semar atau Nephentes dikenal sebagai tumbuhan karnivora, pemangsa serangga dan hewan-hewan kecil.

Di tempat ini, ada sekitar 7 spesies Nephentes. Dua diantaranya berstatus dilindungi yakni Nephentes Sumatrana, Nephentes Spectabilis. 

Sambil mengajarkan menanam, Sadikin - pengelola Arboretum Gambut menjelaskan, lahirnya pusat eduwisata gambut terbesar di Provinsi Riau ini.

Saat Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Sungai Pakning terjadi pada tahun 2014 -2015, terdapat lahan seluas 1.1 ha yang tidak terbakar. 

"Lahan tersebut memiliki biodiversitas khas gambut yang beragam seperti meranti, mentangor, gaharu, geronggang, gelam, dan berbagai jenis kantong semar (nephentes) sehingga masyarakat tergerak untuk menjaga kelestarian ekosistem lahan ini melalui Kegiatan Konservasi secara mandiri,"kata Sadikin. 

Agar berkembang menjadi lokasi eduwisata, Sadikin dan warga lainnya yang sering berinteraksi dengan Pertamina Kilang Unit Produksi Sei Pakning, mengajukan keingian untuk mengembangkan fasilitas konservasi lahan gambut. 

"Mimpi kami waktu mengajukan permohonan ke Pertamina agar dapat membantu mewujudkan pengembangan Arboretum Gambut, dengan fasilitas penunjang seperti Saung Edukasi, Rumah Bibit dan Musholla"ujar pria peraih Kalpataru kategori Perintis Lingkungan, dari Kementerian Lingkungan Hidup tahun 2020 ini. 

Gayung bersambut, hingga lahirlah Arboretum Gambut Marsawa, yang kini telah menjadi lokasi konservasi tanaman khas gambut serta pembibitan Kantong Semar.

Bagi siswa-siswa Sekolah Dasar di Kecamatan Bukit Batu,  lokasi ini menjadi tujuan outbond Sekolah Dasar dengan materi Pendidikan Cinta Lingkungan Dini dan Pengenalan Ekosistem Gambut.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved