Breaking News:

DPRD Pekanbaru

Pembahasan R-APBD 2022 Dimulai Pekan Ini? Banggar DPRD Pekanbaru: Bisa Bersamaan dengan APBD-P

Hingga pekan pertama September ini, belum ada tanda-tanda pembahasan R-APBD Tahun 2022, oleh DPRD Pekanbaru.

Penulis: Syafruddin Mirohi | Editor: Ariestia
Istimewa
Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Pekanbaru Aidil Amri S Sos 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Hingga pekan pertama September ini, belum ada tanda-tanda pembahasan R-APBD Tahun 2022, oleh DPRD Pekanbaru.

Padahal, Pemko Pekanbaru sudah mengirimkan draf KUA PPAS R-APBD 2022, sejak Senin (23/8/2021) lalu. Tak tahu alasan pasti, kenapa DPRD Pekanbaru belum mulai membahasnya.

Padahal, pembahasan anggaran ini memakan waktu cukup lama. Mulai dari pembahasan di tingkat komisi, pembahasan Banggar bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Pemko Pekanbaru, hingga dibawa ke rapat paripurna.

Anggota Banggar DPRD Pekanbaru Aidil Amri S Sos menyebutkan, pembahasan R-APBD 2022 pasti dilaksanakan pihaknya. Apalagi ini untuk kepentingan masyarakat banyak.

"Jadi pembahasannya bisa bersamaan dengan anggaran perubahan. Kan anggaran perubahan duluan yang harus disahkan. Ini amanat undang-undang," tegas Aidil Amri kepada Tribunpekanbaru.com, Senin (6/9/2021).

Apakah pembahasannya dimulai pekan ini?

"Mana yang menjadi prioritas, itu kita dahulukan. Sesuai rapat Banmus (badan musyawarah) kemarin, anggaran perubahan dulu kita bahas, karena batas pengesahannya akhir September ini," sebutnya.

Sekadar diketahui, batas waktu pembahasan anggaran murni 2022, pada akhir November 2021 mendatang.

Itu artinya, DPRD Pekanbaru masih punya waktu sekitar dua bulan lebih lagi, untuk membahasnya.

Semua pihak berharap, agar pembahasan berjalan sesuai dengan harapan.

Sebelumnya, Sekko Pekanbaru Muhammad Jamil mengatakan, nilai draf KUA PPAS R-APBD 2022 belum bisa dipastikan. Karena baru diusulkan ke DPRD Pekanbaru.

Namun sekadar gambaran, nilai KUA PPAS R-APBD 2022 di atas Rp 2 triliun lebih.

"Kami harapkan, setelah penyerahan ini, DPRD Pekanbaru bisa membahasnya. Sebab, batas pengesahannya pada November 2021 nanti," jelasnya. (Tribunpekanbaru.com/Syafruddin Mirohi).

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved