Breaking News:

Perkembangan Terbaru Kasus Perdagangan Satwa Dilindungi, 5 Tersangka Ditangani Polda Riau

Polda Riau sudah menyelesaikan pemberkasan kasus perdagangan hewan jenis dilindungi di Riau yang menjerat 5 orang tersangka.

Penulis: Rizky Armanda | Editor: Ariestia
TribunPekanbaru/Theo Rizky
Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Riau sudah menyelesaikan pemberkasan kasus perdagangan hewan jenis dilindungi di Riau yang menjerat 5 orang tersangka. FOTO: Trenggiling. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Riau sudah menyelesaikan pemberkasan kasus perdagangan hewan jenis dilindungi di Riau yang menjerat 5 orang tersangka.

Hewan yang diperdagangkan itu dalam kondisi hidup maupun bagian organ tubuhnya.

Berkas para tersangka dengan kasus berbeda ini, sudah dilimpahkan ke kejaksaan dan dinyatakan lengkap atau P-21.

Adapun 5 tersangka itu diantaranya inisial IR dan ER yang terlibat perdagangan sisik trenggiling seberat 15 kilogram (kg).

Lalu, AH yang diduga memperniagakan bagian satwa yang dilindungi berupa paruh burung enggang dan satu kuku harimau. Terakhir, KIS dan RAF, yang terlibat perdagangan 8 ekor kukang.

"Sudah proses tahap II (penyerahan tersangka dan barang bukti ke Jaksa Penuntut Umum, red). P-21 sudah turun," kata Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Riau, Kombes Pol Ferry Irawan, Senin (6/9/2021).

Dipaparkan Ferry, proses tahap II dilakukan di Kejati Riau. Namun untuk tersangka, sementara tetap dititipkan di Rutan Polda Riau.

Terpisah, Kepala Seksi Penerangan Hukum dan Humas Kejati Riau, Marvelous mengungkapkan, untuk kasus trenggiling dan paruh burung enggang dan kuku harimau, tahap II sudah dilakukan pekan lalu.

"Untuk (kasus) kukang Insyaallah berkemungkinan Rabu ini tahap II-nya," jelas Marvelous.

Diberitakan sebelumnya, tim Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Riau menangkap 5 pelaku perdagangan satwa dilindungi.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved