Breaking News:

RSUD Bangkinang Tutup Layanan Pasien Jamkesda,Tak Heran Ternyata Tunggakan Capai Rp8,8 M Sejak 2019

Layanan untuk pasien Jamkesda di RSUD Bangkinang ditutup. Ternyata, Pemkab Kampar sudah menunggak tagihan Jamkesda mencapai Rp 8,8 miliar

Penulis: Fernando Sihombing | Editor: Nurul Qomariah
www.rsudbangkinang.org
RSUD Bangkinang tutup sementara layanan pasien Jamkesda, ternyata tunggakan capai Rp 8,8 miliar sejak 2019. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, BANGKINANG - Kampar dihebohkan ditutupnya layanan untuk pasien Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda) di RSUD Bangkinang. Ternyata, Pemkab Kampar sudah menunggak tagihan Jamkesda mencapai Rp 8,8 miliar.

Direktur RSUD Bangkinang, Asmara Fitrah Abadi mengakui penutupan layanan untuk pasien Jamkesda.

"Kita tutup sementara. Sementara waktu aja," ungkapnya kepada Tribunpekanbaru.com, Senin (6/9/2021).

Ifi, sapaan akrabnya, mengungkapkan, RSUD Bangkinang dibebani kondisi keuangan yang amat sulit akibat tunggakan Jamkesda.

Selain Jamkesda, RSUD Bangkinang juga dibebani tunggakan biaya medis penanganan pasien Covid-19.

Mmenurut Ifi, tunggakan Jamkesda sudah berlangsung sejak 2019.

Terhitung sejak Juli 2019 hingga Juli 2021, tunggakan sudah mencapai Rp 7,2 miliar.

Ditambah tunggakan Jaminan Persalinan (Jampersal) tahun 2020 sebesar Rp 1,4 miliar.

"(Tunggakan) Jamkesda sekitar 7,2 miliar. Kalau ikut Agustus dan September ini sekitar 200 juta. Ditambah Jampersal 1,4 miliar. Jadi sekitar 8,8 miliar," papar Ifi.

Ia menambahkan, klaim Jamkesda antara Rp 3 miliar sampai Rp 3,5 miliar per tahun.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved