Breaking News:

Tak Lama Lagi Belajar Tatap Muka Terbatas Digelar di Pekanbaru,Tapi Sekolah Swasta Alami Kendala Ini

Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru, Ismardi Ilyas menyampaikan menjelang pelaksanaan belajar tatap muka terbatas sekolah swasta alami kendala.

Penulis: Fernando | Editor: CandraDani
Tribun Pekanbaru/Doddy Vladimir
Suasana hari pertama belajar tatap muka di SMP Negeri 3 Pekanbaru, Senin (8/2/2021). Protokol kesehatan ketat diberlakukan untuk sekolah yang mulai belajar tatap muka dari mulai wajib memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan. (www.tribunpekanbaru.com/Doddy Vladimir). 

TRIBUNPEKANBARU.COM,PEKANBARU-Sejumlah sekolah swasta di Kota Pekanbaru masih belum siap menerapkan protokol kesehatan mencegah covid-19 saat belajar tatap muka secara terbatas.

Mereka belum melengkapi fasilitas untuk mendukung penerapan protokol kesehatan.

Kondisi ini merupakan hasil survei tim Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru pada pekan kemarin.

Mereka melakukan survei di SD serta SMP negeri dan sekolah swasta.

"Kita dapati sejumlah sekolah swasta masih belum siap. Mereka belum memiliki fasilitas penunjang protokol kesehatan," terang Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru, Ismardi Ilyas kepada Tribunpekanbaru.com, Senin (6/9/2021).

Baca juga: PPKM di Pekanbaru Turun ke Level 3, Kapan Belajar Tatap Muka Terbatas Mulai? Ini Jawaban Wako

Baca juga: DPRD Pekanbaru Sambut Baik Belajar Tatap Muka 8 September

Menurutnya, sekolah yang belum siap kebanyakan sekolah swasta yang memiliki dana operasional kecil.

Mereka pun mengalami kendala dalam mempersiapkan fasilitas protokol kesehatan.

Ismardi mengatakan bahwa hasil evaluasi di sekolah negeri sudah memenuhi syarat.

Mereka sudah melakukan evaluasi di 117 SD dan 45 SMP.

Dirinya memastikan mayoritas sekolah negeri di Kota Pekanbaru sudah menyiapkan fasilitas penunjang protokol kesehatan. Ia menyebut bahwa 100 persen sekolah negeri sudah memenuhi protokol kesehatan.

Para peserta didik sudah bisa melakukan belajar tatap muka secara terbatas pada PPKM level 3.

Namun hanya 50 persen kapasitas ruang kelas bisa digunakan.

Baca juga: HORE! Belajar Tatap Muka Segera Dimulai, Jokowi Perintahkan Vaksinasi Besar-besaran Pelajar

Baca juga: Sejumlah Sekolah Masih Kucing-kucingan, Wali Kota Pekanbaru Ungkap Kapan Boleh Belajar Tatap Muka

Ismardi menyebut bahwa belajar secara online selama ini kurang efektif.

Ia menyebut bahwa efektiviasnya hanya 33 persen.(Tribunpekanbaru.com/Fernando Sikumbang)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved