Breaking News:

Pemda Ajarkan Warga Jadi Penunggak Pajak, Tunggakan Pajak Kendaraan Dinas di Riau Rp 20 Miliar Lebih

Pemerintah Daerah seolah mengajari warganya untuk jadi penunggak pajak dengan memberi contoh nyata.

Penulis: Nasuha Nasution | Editor: Ilham Yafiz
Dokumentasi Tribun Pekanbaru / Syaiful Misgio
Ilustrasi kendaraan Dinas 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Pemerintah Daerah seolah mengajari warganya untuk jadi penunggak pajak dengan memberi contoh nyata.

Contoh nyata itu adalah jumlah tunggakan pajak kendaraan dinas milik sejumlah pemeintah daerah di Provinsi Riau.

Ketua Komisi III DPRD Riau Husaimi Hamidi menyayangkan masih banyaknya kendaraan dinas Pemerintah yang menunggak pajak, padahal pemerintah sedang gencar mengajak masyarakat untuk bayar pajak.

Menurut Husaimi dalam kondisi ini pemerintah tidak menjadi contoh yang baik kepada masyarakat, seharusnya pemerintah menjadi contoh.

"Ini kan tidak memberi contoh yang baik bagi masyarakat yang sedang gencar diajak bayar pajak" ujar Husaimi Hamidi kepada Tribunpekanbaru.com.

Menurut Husaimi Hamidi, juga harus ada regulasi yang jelas, bila ada kebijakan khusus pada kendaraan dinas, apakah dia dibebaskan pajaknya, ataupun keberadaan uang untuk bayar pajak kendaraan tersebut.

"Uang untuk bayar pajak kendaraan itu dimana juga harus jelas keberadaannya, sehingga tidak terjadi penunggakan pajak," ujarnya.

Husaimi menambahkan program pengampunan pajak yang dilakukan pemerintah kepada masyarakat tidak lebih karena untuk menggenjot pajak kendaraan bermotor dari masyarakat.

"Misalnya yang menunggak tidak malas lagi bayar pajaknya dengan adanya pengampunan itu,"ujarnya.

Namun demikian pengampunan ini menurut Husaimi tidak bisa secara terus menerus diterapkan, karena memanjakan masyarakat.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved