Breaking News:

Petani Sawit Riau Ramai-ramai Borong Mobil Baru,Pemprov Ikut Ketiban Untung,Tak Terdampak Pandemi?

Petani sawit di Riau ramai-ramai borong mobil baru hingga pemprov pun ikut ketiban untung dari penerimaan pajak kendaraan

Penulis: Syaiful Misgio | Editor: Nurul Qomariah
istimewa
Kepala Bapenda Riau, Herman mengatakan Pemprov Riau ketiban untung dengan banyaknya petani sawit borong mobil baru. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Pandemi Covid-19 berdampak pada perekonomian di hampir semua bidang tapi tidak bagi petani sawit di Riau. Mereka ramai-ramai borong mobil baru hingga pemprov pun ikut ketiban untung.

Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Riau berhasil membukukan hingga Rp 526 miliar dari Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) di Provinsi Riau.

Data yang tercatat hingga akhir Agustus progresnya mencapai 61,13 persen atau Rp526 miliar dari target Rp861 miliar.

Tingginya progres BBNKB di Riau tak lepas dari adanya kebijakan pemerintah tentang pemberian insentif fiskal berupa penurunan tarif Pajak Penjualan atas Barang Mewah Ditanggung Pemerintah (PPnBM DTP) untuk kendaraan bermotor.

"Kalau kita lihat progres BBNKB cukup tinggi 61,13 persen. Lebih tinggi dari progres Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) sebesar Rp744 miliar atau 58,27 persen," kata Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Riau, Herman, Selasa (7/9/2021).

"Ini karena ada kebijakan pemerintah pemberian terkait PPnBM nol persen, sehingga pembelian mobil baru di Riau cenderung meningkat," imbuhnya.

Meningkatnya pembelian kendaraan baru di Riau, lanjut Herman, juga disebabkan karena tingginya harga sawit di Riau sejak pandemi Covid-19.

Sehingga para petani sawit tidak merasakan secara langsung pandemi Covid-19 ini terhadap perekonomianya.

Di tengah sektor lain terseok-seok untuk bisa bertahan, para petani sawit di Riau justru bisa tersenyum lebar seiring naiknya harga sawit ditengah pandemi Covid-19 ini.

"Walaupun pandemi membuat ekonomi masyarakat melemah, namun dengan tingginya harga sawit, terutama petani yang bergerak dipekebunan sawit sedikit mengalami kesejahteraan,” ujar Herman.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved