Breaking News:

Turun dari Level 4, Ini Kelonggaran Aktivitas Ekonomi Selama PPKM Level 3 di Pekanbaru

Kota Pekanbaru mulai memasuki PPKM level 3 terhitung, Selasa (7/9/2021). Kelonggaran aktivitas ekonomi seperti apa yang akan didapatkan?

Penulis: Fernando | Editor: Ariestia
Tribun Pekanbaru/Doddy Vladimir
Kota Pekanbaru mulai memasuki PPKM level 3 terhitung, Selasa (7/9/2021). Kelonggaran aktivitas ekonomi seperti apa yang akan didapatkan? FOTO: Karyawati di sebuah toko kawasan Sukaramai Trade Center (STC) Pekanbaru sedang melayani pembeli, Selasa (24/8/2021). (www.tribunpekanbaru.com/Doddy Vladimir). 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Kota Pekanbaru mulai memasuki PPKM level 3 terhitung, Selasa (7/9/2021). Kelonggaran aktivitas ekonomi seperti apa yang akan didapatkan?

Penerapannya berlangsung hingga 20 September 2021 mendatang.

Aktivitas ekonomi mulai ada pelonggaran pada PPKM level 3 ini.

Pasar tradisional, pedagang kaki lima hingga toko klontong bisa buka dengan penerapan protokol kesehatan ketat.

Kebijakan serupa juga berlaku untuk agen voucher, pangkas rambut, laundry, pedagang asongan, pasar loak, pasar basah, bengkel kecil, cucian kendaraan, dan lainnya.

"Nantinya harus memiliki fasilitas yang mendukung protokol kesehatan," terang Wali Kota Pekanbaru, Firdaus kepada Tribunpekanbaru.com, Selasa (7/9/2021).

Menurutnya, pemerintah kota sudah menerbitkan surat edaran terkait Pedoman Penerapan PPKM level 3 di Kota Pekanbaru.

Regulasi ini juga mengatur pelaksanaan kegiatan makan atau minum di tempat yang berlangsung hingga pukul 20.00 WIB.

Kebijakan tersebut berlaku di warung makan, rumah makan, restoran dan kafe sehingga melayani take away lewat batas waktu itu.

Restoran, rumah makan dan kafe hanya melayani makan di tempat sebanyak 50 persen kapasitas dan pengunjung hanya dua orang dalam satu meja.

Kegiatan pada pusat perbelanjaan, mal dan pusat perdagangan bisa buka dari pukul 10.00 WIB hingga pukul 20.00 WIB.

Ada pembatasan kapasitas pengunjung sebesar 50 persen.

Kemudian untuk pelaksanaan kegiatan konstruksi untuk infrastruktur publik di tempat konstruksi dan lokasi proyek bisa beroperasi 100 persen.

Namun dengan menerapkan protokol kesehatan secara lebih ketat. (Tribunpekanbaru.com/Fernando Sikumbang)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved