Breaking News:

Pedagang STC Demo

BREAKING NEWS: Pedagang STC Pekanbaru Demo,Toko Tutup, Pengelola Tagih Biaya Service Charge Penuh

Ratusan pedagang Sukaramai Trade Center (STC) Jalan Jenderal Sudirman Kota Pekanbaru, menggelar aksi demo, Rabu

Penulis: Rizky Armanda | Editor: Nurul Qomariah
istimewa
Pedagang STC Pekanbaru menggelar aksi demo, Rabu (8/9/2021). Penyebabnya meski toko tutup pengelola tetap tagih biaya service charge penuh. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Ratusan pedagang Sukaramai Trade Center (STC) Jalan Jenderal Sudirman Kota Pekanbaru, menggelar aksi demo, Rabu (8/9/2021).

Tak hanya itu, para pedagang juga kompak menutup toko mereka masing-masing.

Seorang pedagang, Lestari menuturkan, hal ini merupakan bentuk protes para pedagang terhadap pengelola STC Pekanbaru.

Pasalnya, pihak pengelola bersikeras menagih uang service charge pada bulan Agustus 2021 lalu secara penuh.

Padahal, para pedagang tak diizinkan membuka toko sudah sejak 26 Juli 2021, karena kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4.

Pedagang baru diizinkan membuka toko untuk berjualan pada 24 Agustus 2021.

"Jadi kan sekitar seminggu saja kami buka toko di bulan Agustus kemarin. Tapi pengelola tetap minta penuh dibayar," kata Lestari.

Dirincikannya, biaya service charge dihitung Rp70 ribu per meter. Untuk tagihan perbulan, maka biaya yang harus dikeluarkan pedagang adalah Rp70 ribu dikali luas toko masing-masing.

"Ada juga info katanya mau dinaikkan biaya service charge. Makanya kami protes dan kompak tutup toko. Kalau tidak didengarkan, kami mau mengadu ke Walikota," sebutnya lagi.

Sebelumnya, para pedagang STC sempat menggelar aksi mengibarkan bendera putih, Selasa (10/9/2021). Ini sebagai bentuk protes atas diperpanjangnya kebijakan PPKM Level 4.

Pasalnya, selama PPKM Level 4 berlangsung, selama itu pula mereka tak boleh membuka toko untuk berjualan. Banyak dari pedagang mengeluh, karena tak punya pemasukan ekonomi.

Mereka mengaku, sudah cukup kesulitan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Seratusan pedagang akhirnya mencoba menyuarakan aspirasinya. Mereka membuat aksi damai dengan memasang bendera putih dan juga membentang spanduk.

Namun aksi mereka akhirnya dibubarkan pihak kepolisian dari Polsek Pekanbaru Kota.

( Ttribunpekanbaru.com / Rizky Armanda )

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved