Breaking News:

Kisruh Kompensasi Caleg Gagal PAN Riau, Said Usman Tolak Kompensasi, Langsung Surati Zulkifli Hasan

Kisruh kompensasi Caleg gagal PAN Riau berlanjut, Said Usman tolak kompensasi dan langsung surati Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan

Penulis: Nasuha Nasution | Editor: Nolpitos Hendri
Istimewa
Kisruh Kompensasi Caleg Gagal PAN Riau, Said Usman Tolak Kompensasi, Langsung Surati Zulkifli Hasan. Foto: Caleg PAN Dapil Kota Pekanbaru Said Usman Abdullah memperlihatkan surat dari DPP PAN, Senin (6/9/2021). Insert Ade Hartati. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Kisruh kompensasi Caleg Gagal PAN Riau berlanjut, Said Usman tolak kompensasi dan langsung surati Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan .

Said Usman Abdullah yang sebelumnya mempertanyakan kompensasi Caleg Gagal tersebut kini menolak menerima kompensasi karena alasannya sudah terlambat dari jadwal yang ditetapkan DPP PAN.

Sebagaimana dalam surat DPP PAN dijelaskan paling lambat, kompensasi kepada Caleg Gagal dibayarkan tanggal 6 September 2021, dua tahun pascadilantik caleg terpilih.

Sebagai bentuk penolakannya, sebelumnya pada Selasa (7/9/2021) pihak sekretariat DPW PAN Riau meminta agar dikirimkan nomor rekeningnya, namun ditolaknya karena ia merasa sudah terlambat.

Pasalnya, sehari sebelumnya saat dikonfirmasi kepada Sekretaris DPW PAN Riau Sahidin dan Bendahara DPW PAN Riau Syamsurizal, mereka belum membayarkan karena menunggu koordinasi dengan DPP PAN.

"Disini saya juga menjelaskan masih kader PAN dan tidak pernah mengundurkan diri, jadi saya meminta agar dijalankan surat DPP PAN tersebut, ketika lewat batas belum dibayarkan maka sanksi kepada Caleg terpilih dengan Pergantian Antar Waktu," ujar Said Usman di dalam suratnya ke DPP PAN tertanggal 8 September 2021 itu.

Said Usman Abdullah juga meminta agar DPW PAN Riau menyelesaikan permasalahan ini, karena menurutnya ini adalah surat dari DPP PAN yang harus dijalankan.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, DPP PAN mengeluarkan surat tata cara pemberian penghargaan dan kompensasi bagi Caleg Gagal di Pemilu 2019 silam.

Dalam surat tersebut dijelaskan kompensasi paling lambat dibayarkan paling lambat dua tahun pascadilantiknya Caleg terpilih.

Namun yang menjadi persoalan, hingga saat ini tepat dua tahun dilantik, surat dari DPP PAN yang ditandatangani Ketum dan Sekjen tersebut tidak dijalankan DPW PAN Riau .

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved