Breaking News:

Layanan Jamkesda di RSUD Bangkinang Sempat Ditutup,Kini Kembali Dibuka,Lho Katanya Nunggak Miliaran?

Sempat heboh karena layanan Jamkesda di RSUD Bangkinang ditutup kini kembali dibuka. Ditutup gara-gara tunggakan yang mencapai Rp 8,8 miliar

Penulis: Fernando Sihombing | Editor: Nurul Qomariah
istimewa
Hearing Komisi II DPRD Kampar membahas tunggakan Jamkesda di RSUD Bangkinang hingga akhirnya layanan dibuka kembali setelah sempat ditutup. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, KAMPAR - Sempat heboh karena layanan bagi pasien Jamkesda di RSUD Bangkinang ditutup kini kembali dibuka. RSUD Bangkinang sempat menutup layanan Jamkesda karena tunggakan belum tertagih mencapai Rp 8,8 miliar sejak 2019.

Layanan Jamkesda dibuka kembali setelah disepakati dalam Hearing Komisi II DPRD Kampar bersama instansi terkait.

Hearing menghadirkan RSUD Bangkinang, Dinas Kesehatan, Bappeda, BPKAD dan Asisten III Sekretariat Daerah, Syamsul Bahri mewakili Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD).

Menurut Zumrotun, Komisi II sebenarnya meminta Sekretaris Daerah sebagai Ketua TAPD yang langsung hadir. Hearing bisa menerima Asisten III asal bisa mengambil keputusan.

"Untuk layanan Jamkesda harus dibuka. Jadi disepakati tadi dalam hearing, harus dibuka karena ini pelayanan untuk masyarakat," ungkap Ketua Komisi II, Zumrotun kepada Tribunpekanbaru.com usai hearing, Senin (5/9/2021) sore.

Zumrotun mengatakan, dalam hearing terungkap jika Dinkes sebenarnya selalu mengajukan anggaran Jamkesda.

Tetapi oleh TAPD, kurang diakomodir karena alasan keterbatasan anggaran.

"Tadi sudah disepakati Jamkesda akan dianggarkan dalam APBD-P. Tetapi mungkin nggak penuh Rp 8,8 miliar. Nggak apa-apa, yang penting biaa dibayar, diangsur," kata Politisi Partai Gerindra ini.

Zumrotun mengkritik TAPD karena terkesan mengkesampingkan pelayanan paling mendasar untuk masyarakat.

Ia mengatakan, lebih baik proyek insfrastruktur dinomorduakan daripada kesehatan.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved