Breaking News:

LHP BPK Riau, 706 Randis Pemda Pelalawan Menunggak Pajak Rp 1.2 M, Ini Penjelasan BPKAD Pelalawan

Sesuai LHP BPK Riau, sebanyak 706 kendaraan dinas Pemda Pelalawan menunggak pajak Rp 1.2 M, ini penjelasan BPKAD Pelalawan.

Penulis: johanes | Editor: Ariestia
Tribun Pekanbaru/Johannes Tanjung
Foto: Bupati Pelalawan H Zukri mengumpulkan seluruh mobil dinas milik Pemda beberapa waktu lalu. Ternyata ada tunggakan pajak kendaraan dinas hingga Rp 1,2 M. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PANGKALAN KERINCI - Sesuai LHP BPK Riau, sebanyak 706 kendaraan dinas Pemda Pelalawan menunggak pajak Rp 1.2 M, ini penjelasan BPKAD Pelalawan.

Saat ini tunggakan pajak Kendaraan Dinas (Randis) milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau serta seluruh kabupaten dan kota menjadi sorotan sejak Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Riau mengeluarkan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) tahun 2020.

Total ada 12.694 Randis se-Provinsi Riau yang meninggal pajak kendaraan.

Khusus untuk Kabupaten Pelalawan mencapai 706 unit Randis dengan nilai tunggakan mencapai Rp 1,2 Miliar sedangkan denda keterlambatan sebanyak Rp 585 juta.

Saat dikonfirmasi terkait tunggakan pajak Randis ini, Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Pelalawan Devitson Saharuddin SH MH menyampaikan, pihaknya telah menerima informasi dan surat resmi terkait hal tersebut. Namun ada hal-hal yang perlu ditegaskan oleh BPKAD seputar tunggakan pajak Randis tersebut.

Menurut Devitson Saharuddin, jumlah Randis yang menunggak milik Pemda Pelalawan tidak sampai 706 unit lagi.

Karena sebagian telah dilakukan penghapusan aset dengan cara lelang kendaraan beberapa waktu lalu.

Tetapi hingga kini masih tercatat sebagai aset Pemkab, meskipun kendaraannya telah dikuasi perorangan sebagai pemenang lelang.

"Itu disebabkan karena pemenang lelang belum mengurus balik nama kendaraannya. Makanya dari STNK ataupun BPKB masih tercatat aset Pemda," kata Devitson kepada tribunpekanbaru.com, Rabu (8/09/2021).

Pihaknya mengimbau kepada warga yang memenangkan lelang kendaraan milik Pemda Pelalawan agar segera mengurus balik nama kendaraan dan membayar pajak sesuai ketentuan.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved