Breaking News:

Sst, Ini Temuan BPK RI di Dinas PUPR Pekanbaru, Inspektorat Dorong Segera Tuntaskan

BPK RI mendapati sejumlah kekurangan volume dalam proyek Pemko Pekanbaru, yakni pembangunan fisik bangunan atau gedung di komplek perkantoran Tenayan

Penulis: Fernando | Editor: Nurul Qomariah
Tribun Pekanbaru/Theo Rizky
Kawasan Komplek Perkantoran di Tenayan Raya Pekanbaru. Terkait temuan BPK RI di Dinas PUPR Pekanbaru, Inspektorat dorong segera tuntaskan. 

TRIBUNPEKANBARU.COM,PEKANBARU - Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI mendapati sejumlah kekurangan volume dalam proyek Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru. Temuan ini tertuang dalam Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) APBD Pekanbaru tahun 2020.

Proyek yang dimaksud yakni pembangunan fisik bangunan atau gedung di komplek Perkantoran Tenayan Raya.

Anggaran proyek tersebut dialokasikan pada Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Pekanbaru tahun 2020.

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Pekanbaru menganggarkan belanja modal sebesar Rp186.630.765.611.

Sedangkan anggaran yang terealisasi sebesar Rp 148.078.964 418 atau 78,34 persen

Realisasi tersebut diantaranya digunakan untuk pekerjaan pembangunan gedung.

Terkait hal ini, Inspektur Inspektorat Kota Pekanbaru, Syamsuir mengatakan bahwa dirinya sudah mengingatkan OPD tersebut agar menindaklanjuti temuan BPK.

Mereka harus menindaklanjutinya 60 hari sejak temuan itu diterima.

"Apabila tidak ditindaklanjuti dinas maka inspektorat bakal memanggil pihak dinas terkait temuan ini," tegasnya kepada Tribunpekanbaru.com, Rabu (8/9/2021).

Menurutnya, inspektorat sudah mendorong dinas untuk menuntaskan hal ini. Mereka bakal menerbitkan Surat Keterangan Tanggung Jawab Mutlak (SKTJM).

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved